NKRI POST

TAJAM TERPERCAYA

SELAMAT Dtang  
MEDIA NKRI POST
TAJAM TERPERCAYA

Abdul Kasim, SH: Semua Tanah disebelah Barat Jalan Di Tanjung Bias tanah Negara

BAGIKAN :

NKRI POST.Co, NTB – H. Abdul Kasim, SH, (68) tahun Mantan Kepala Desa Maninting, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Nusa Tenggara Barat ( NTB) H.Abdul Kasim, SH mengaku mengetahui pasti riwayat tanah yang di klaim penggugat Ala Robin Sugih Mukti Ningsih Perkara No.175.PDT.G/2021/PN.Mtr di Pengadilan Negeri Mataram adalah Bukan tanah milik penggugat, yang benar tanah tersebut adalah tanah Negara.

Demikian dikatakan mantan Kades Maninting, Kecamatan Batu Layar, Lobar NTB H.Abdul Kasim,SH bertempat dirumah kediamannya Tanjung Bias Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar Lobar NTB saat ditemui Wartawan Media ini Muhammad Taqwa pada Rabu (5/1/2022).

Mantan Ketua DPD Golkar Kabupaten Lobar, NTB itu menjelasan bahwa dirinya menjadi Kepala Desa Manintng, Kecamatan Batu Layar, Lobar NTB sejak tahun 1991 hingga tahun 1999.

Menurut H.Abdul Kasim asal muasal desa senteluk, adalah pemekaran dari Desa Maninting, Kecamatan Batu Layar, Lobar, NTB.

Dirinya mengetahui pasti sejarah tanah di Desa maninting maupun di desa Senteluk, termasuk tanah yang di klaim penggugat Ala Robin Sugih Mukti Ningsih itu Bukan tanah milik penggugat tapi tanah tersebut adalah tanah Negara.

H.Abdul Kasim menegaskan tanah yang dimaksud dalam perkara itu sejak dulu hingga saat ini tetap dikuasai oleh warga masyarakat.

Tanah dibarat jalan Tanjung Bias tidak pernah dikuasai oleh penggugat Ala Robin Sugih Mukti Ningsih.

Terkait Sertifikat Nomor 16 Surat Ukur Nomor 15 / STK / 2004, yang dijadi kan alas hak oleh penggugat sangat ber tolak belakang dengan isi gugatan penggugat itu sendiri.

Penggugat mendalilkan dalam gugatannya bahwa disebelah barat tanah miliknya berbatasan dengan pantai, tidak benar.

Batas yang disebut penggugat ini faktanya tidak sesuai dengan batas batas yang tercantum pada Sertifikat yang dimiliki pengggat. Tetapi yang benar adalah sebelah barat berbatasan dengan tanah Negara.

Diakui H.bdul Kasim sejak dulu hingga saat ini tanah yang di klaim penggugat ditempati warga sekitar 65 KK. Dan tidak pernah dikuasai penggugat.

Demikian pula jalan yang ada di sepanjang pantai itu, dibangun sejak dirinya menjadi Kades Maninting.

Yaitu mulai dari ujung selatan pantai Maninting hingga ujung utara Tanjung Bias Desa Senteluk adalah tanah Negara sekarang disebut Sempadan.

Yang menarik lanjut H.Abdul Kasim sejumlah warga tersebut tidak digugat oleh penggugat dalam perkara ini sehingga secara administrasi gugatan penggugat kurang pihak tegasnya.

Oleh karena itu gugatan tersebut harus dinyatakan tidak dapat diterima tutupnya.

Taqwa NTB.

Diterbitkan Pada Januari 5, 2022 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. TAMAN PALEM MALL Lt. 3 CENGKARENG, JAKARTA BARAT DKI JAKARTA TLP. (021) 5435 1674 WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2021 | All Right Reserved
Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami