Pelatihan Badan Permusyawaratan Nagari Hari Kedua di Santika Hotel Bukit Tinggi, Alot dan Mencair
Diterbitkan Minggu, 16 Januari, 2022 by NKRIPOST

Nkripost, Bukit Tinggi – Awak Media tetap tinjau kegiatan yang di lakukan oleh Pemkab Lima Puluh Kota di hari kedua Kamis 9 Desember 2021 sedikit alot dan di warnai canda tawa dari peserta yang hadir.
Sepanjang pengamatan yang di lakukan awak media dengan kegiatan pelatihan BPN tampil beda dengan hari sebelumnya. di hari pertama peserta banyak diam dan mendengarkan penjelasan dari Pameteri ,dan dihari kedua ini peserta dibagi beberapa kelompok ,dan masing – masing kelompok di kasih tugas oleh Ilda Subul Huriati SAP, MSi sebagai Pameteri dengan judul dan bahan yang berbeda.
Melihat akan hal itu, awak media sempat bertanya tanya , dan akhirnya mendapat jawaban dari Mirawati selaku staf DPMD Kabupaten Lima Puluh Kota, yaitu ” metode yang di pakai seperti ini akan membuat peserta lebih aktif… tidak hanya menerima dan bertanya ,tapi lebih aktif dan giat, sehingga pemahamanya lebih bagus dan ilmu yang di dapatkan lebih banyak , ketimbang dengan mendengar menerima dari Pemateri,” kata Mirawati menjelaskan .
BERITA TERKAIT:
Pemkab Limapuluh Kota Gelar Pelatihan Anggota Badan Permusyawaratan Nagari
Terbukti berdasarkan pengamatan Awak media di acara pelatihan tersebut, semua peserta lebih giat. mengolah materi yang di berikan, dan setelah sampai batas waktu yang di berikan, maka masing – masing kelompok melakukan porsentase dengan makalah masing – masing, dan jika, ada yang ragu dan kurang memahami, maka peserta bertanya sebagai mana yang di tanyakan Wendi ketua Bamus nagari Banja Lowe, yaitu tentang batas kewenangan Bamus dalam pengawasan jalanya pemerintahan di nagari.
Mendengarkan pertanyaan yang bagus dan sangat menarik, kemudian Ilda Subul Huriati SAP, MSi menjelaskan, bahwa “Kita sebagai Bamus yang bagian dari pemerintahan nagari itu sendiri, mempunyai tugas dalam pengawasan jalanya pemerintahan, bukan bearti kita bisa mengintervensi dan terlalu dalam mencampuri urusan kegiatan. tapi kita punya batasan – batasan, kita punya aturan dan bekerja sesuai regulasi yang ada. kita cuma menela’ah, memonitoring dan kemudian mengevaluasi, apa kegiatan sudah sesuai dengan RAB (Rencana, Anggaran Biaya) dan kalaupun ada kejanggalan dan tidak sesuai dengan realisasi di lapangan… dan kita ingin melaporkan, itu ada tata cara dan mekanisme yang di atur Undang – Undang.” kata Ilda Subul Huriati SAP MSi menjawab pertanyaan tersebut. sebagai mana yang di jelaskan oleh Metrius Pemateri sebelumnya,” kata Ilda Subul Huriati SAP, MSi, menambahkan lagi.
Kemudian Ilda Subul Huriati SAP , MSi Yang dikenal dengan Buk Ing panggilan akrabnya, menjelaskan lebih rinci, “sebetulnya banyak hal yang ingin kita sampaikan dan berikan.. tapi mengingat waktu yang membatasi, dan membuat kita harus berpisah, dan mencukupkan pertemuan sampai di sini. maka saya berharap di lain waktu yang berbeda, kita bisa bertemu dan membahas dengan materi yang berbeda pula, sehingga ibu bapak Bamus yang hadir saat ini betul – betul paham dengan tugas dan kewajibanya, sehinga bisa bekerja dengan baik. paham dengan aturan dan regulasi yang ada, terang Buk Ing menutup pertemuan ini. dengan membacakan Alhamdulillah.
Tonton Juga Video Wawancara Eksklusif Bersama Kadis PMD Limapuluh Kota:
Karena, yang rencananya pelatihan ini akan di tutup oleh Usman SPd, MM selaku Kepala Dinas PMD kabupaten Lima Puluh Kota, tapi berhibung pak Kadis ada keperluan Mendadak, maka Buk Ing mintak maaf atas prrmasalahan ini.
Dan setelah acara pelatihan di tutup ,kemudian ada rangkaian acara kedua, yaitu sebagai mana yang di sampaikan protokoler ,yang mana YantyaWarman Dt Paduko Sati selaku ketua Persatuan Anggota Badan Pernusyawatan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Lima Puluh Kota, terkait dengan Hasil Rekernas PABPDSI di Bandung tanggal 25 s/d 26 November 2021 lalu yantyawarman Dt Paduko Sati belum sempat mengadakan pertemuan PABPDSI Lima Puluh Kota , utk pelaporan hasil Rakernas tersebut, karena padatnya kegiatan pengurus belakangan ini, termasuk pelatihan hari ini. dan insya’Allah akan kita agendakan secepatnya, agar kita, Anggota PABPDSI di Lima Puluh Kota dapat sama sama mengetahui hasil Rakernas tersebut.
Dan Yantyawarman Dt Paduko Sati menghimbau melalui kesempatan ini bagi kecamatan yang belum membentuk PABPDSI nya ,dan segera bergabung, agar kita bisa sama – sama berjuang, untuk mensejaterahkan ,dan melindungi hak kita, meningkatkan kinerja kita sebagai Bamus, yaitu sebagai legislatif di tingkat nagari.
Kemudian dalam kesempatan ini, di penghujung acara Yantyawarman Dt .Paduko Sati juga menyampaikan kepada Pemerintah melalui DPMD, terkait masalah kesejateraan Bamus ,tunjangan kesehatan, agar kita Bamus dinagari juga mendapatkan BPJS yang preminya di tanggung dan dibayarkan pemerintahan nagari. sebagai mana perangkat nagari lainya , sebagai mana yang telah saya sampaikan juga kepada Usman SPd MM, selaku Kadis, DPMD Kabupaten Lima Puluh Kota,agar ini di perjuangkan dan di sampaikan kepada instansi terkait ,dan kepada bapak Safaruddin Dt Bandaro Rajo, selaku Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota . terang ketua PABPDSI ini dengan tegas.
