SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Lagi, Jebakan Tikus Arus Listrik Memakan Korban Jiwa.

Nkripostco, Grobogan – Desa Watupawon Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Kamis (8/4/2021) pukul 06:30 Wib, dibuat heboh tewasnya seseorang bernama Yatmin (57) warga setempat diduga kuat tersengat listrik yang digunakan untuk jebakan tikus di sawah.

Padahal dua hari sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung pada Selasa (6/4/2021). yaitu Ahmad Samsudin (30) korban meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut diketahui oleh beberapa orang Saat sedang melintas di dekat lokasi kejadian, warga melihat ada seorang pria yang tergeletak dalam posisi telungkup di areal persawahan di Dusun Centong, Desa Watupawon.

Melihat kejadian ini, mereka segera meminta tolong pada warga lainnya. Selanjutnya, warga segera berdatangan ke lokasi kejadian mengecek keadaan orang yang tergeletak tersebut.

Saat dicek, orang tersebut diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia. Peristiwa itu kemudian dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Kapolsek Penawangan AKP Dedy Setyanto mengungkapkan, setelah menerima laporan, pihaknya segera menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan bersama tim medis Puskesmas Penawangan dan Inafis Polres Grobogan.

Dari pemeriksaan atau visum luar yang dilakukan, ditemukan sejumlah luka bakar pada beberapa bagian tubuh korban. Antara lain, dari hidung, mulut sampai dagu, jari telunjuk tangan kanan serta pada jari tengah, kelingking, dan jari telunjuk tangan kiri.

Dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau bekas kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia karena tersengat aliran listrik untuk jebakan tikus yang dipasang di areal persawahan tersebut.

“Korban diduga sempat menyenggol kabel yang teraliri arus listrik untuk jebakan tikus yang dipasang diarea persawahan itu. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kita serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dari pihak keluarga sudah menerimakan bahwa peristiwa itu adalah musibah,” pungkasnya.

Nkripost.co

(Tatang S)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *