SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Pungli Dalam Ajang Pilkades Kabupaten Kerinci

NKRIpost.co Kerinci. | Jambi Pemilihan Kepala Desa, (Pilkades) 153, di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, akan digelar dalam waktu dekat, 6 April 2021, akan datang.

Namun masih menimbulkan masalah. Pemicunya, sebagian Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD)  memungut biaya pemilihan itu kepada para calon, tanpa dasar atau legal standing yang jelas. dengan anggaran dana berpariasi mulai dari 5 sampai dengan belasan Juta rupiah dengan sumbangan, namun kebijakan itu ditantang sebagian calon Kepala Desa.

Berdasarkan Perda nomor 8 tahun 2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa, tentang perubahan perbub no 12 tahun 2016. Tentang pemilihan dan pemberian kepala desa. menyebutkan biaya pemilihan kepala desa itu ditanggung dalam anggaran dana APBD Kabupaten/Kota. Lebih parah lagi, ada pula panitia yang mengancam akan mendiskualifikasi calon yang tidak mau membayar, bahkan ada calon yang di duga sengaja di batal oleh panitia pemilihan kepala desa.

Hal itu di sampaikan oleh beberapa calon Kepala Desa, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, baru baru ini saat di wawancara wartawan media ini mengatakan, “dengan sangat berat hati kami membayar uang dengan alasan menyumbang, yang lebih menyakitkan lagi ada calon yang nomor urut nya sudah di keluarkan, dengan alasan tidak mau membayar sumbangan maka dia digagalkan oleh panitia pelaksanaan pemilihan Kepala Desa,” ungkapnya.

Apakah: pemungutan biaya pemilihan kepala desa kepada calon menyalahi Undang-undang No 6 tahun 2014 tentang Desa.
Pada pasal 34 ayat No 6 disebutkan biaya pemilihan kepala desa dibebankan kepada Anggaran dan Belanja Daerah Kabupaten/ Kota.

Dalam hal ini masyarakat minta Bupati Kerinci Adirozal untuk turun tangan langsung, menghentikan tindakan pungli yang meresahkan masyrakat jangan hanya
Diam dan berpangku tangan membiarkan hal yang tak terpuji itu, seolah tidak tahu dengan adanya “Pungutan Liar” (pungli) di Kabupaten Kerinci. (Harman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *