Prabowo Soal Pemilu: Siapa Pun yang Dipilih Rakyat, Harus Bersatu Untuk Dukung
Diterbitkan Kamis, 4 Mei, 2023 by NKRIPOST

NKRIPOST YOGYAKARTA – Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut Presiden RI Joko Widodo menginginkan Pemilu 2024 berlangsung dengan suasana sejuk dan gembira.
“Kesimpulannya kita harus menimbulkan suasana yang baik, suasana yang sejuk bahwa pemilihan umum, pesta demokrasi, rakyat harus sejuk, tenang, harus bergembira,” kata Prabowo di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilansir Antara, Rabu, 3 Mei 2023.
Menurut dia, pesan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan para ketua umum parpol pendukung pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/5) malam.
“Siapa pun yang dipilih rakyat kita harus bersatu, kita harus dukung,” kata dia.
Presiden Jokowi, kata Prabowo, juga mengingatkan kepada petinggi parpol bahwa Indonesia memungkinkan menjadi negara maju manakala para pemimpinnya rukun dan kompak.
Menurut Prabowo, jika sumber daya yang ada dapat dikelola dengan baik maka Indonesia dapat menjadi negara keempat dengan ekonomi terbesar di dunia.
“Kita sekarang dalam posisi yang sangat memungkinkan kalau kita pandai mengelola, kalau kita rukun, kalau pemimpin-pemimpinnya kompak kita bisa menjadi negara yang sangat maju, negara makmur. Kita bisa menjadi negara keempat ekonomi terbesar di dunia, itu beliau ingatkan,” tutur Prabowo.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan tidak akan kapok untuk kembali maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu 2024 meski mengaku mendapat ejekan karena berulang kali kalah.
“Sebagaimana kalian ketahui saya sudah dicalonkan oleh Partai Gerakan Indonesia Raya untuk maju lagi di Pilpres 2024. Ada yang mengejek saya waktu itu, ‘mengeyek’ Prabowo ini sudah berapa kali kalah masih mau maju lagi,” ujar Prabowo.
Baginya, ejekan itu hanya dilontarkan oleh pihak yang tidak memahami dirinya sebagai prajurit yang tidak mengenal menyerah.
“Dia tidak tahu bahwa Prabowo Subianto adalah pejuang merah putih. Saya dididik dari hari pertama sebagai prajurit oleh pelatih-pelatih saya, oleh senior-senior saya oleh angkatan 45. Saya dididik tidak mengenal menyerah,” kata dia.
Sebagai mantan prajurit TNI, ia mengaku masih memegang teguh ajaran Panglima Besar Jenderal Soedirman untuk pantang menyerah dalam berjuang.
“Beliau mengajarkan jangan sekali-sekali menyerah, tidak mengenal menyerah. Itu nilai-nilai 45, saudara. Kita diajarkan sampai nafas kita yang terakhir,” ujar dia.

BACA JUGA:
Prabowo Sebut Nama Cawapres Ada Di Kantongnya, Begini Kata PKB
Sinyal Wiranto Gabung Gerindra, Prabowo: Kalau di Panggung yang Sama Sepertinya Sejuk
Prabowo Tiba-Tiba Datang Sendiri Temui Airlangga dan Ical, Bahas Apa?
Selain itu, Prabowo juga mengaku masih mengingat pesan seniornya yakni Jenderal TNI (Purn) Wijoyo Suyono yang menekankan bahwa perjuangan seorang prajurit hanya akan berakhir manakala telah terdengar sangkakala sebelum masuk liang kubur.
“Jadi yang ‘ngenyek’ (mengejek) saya, saya katakan Prabowo jatuh, tapi Prabowo bangkit kembali. Tidak ada kata menyerah dalam hati seorang pejuang,” kata dia disambut teriakan “Prabowo Presiden” peserta Reuni Akbar yang digelar Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) itu.
BACA JUGA:
Prabowo Subianto Tegaskan Tetap Maju Capres Meski diejek Berulang Kali Kalah
Jokowi Titip Pesan Kepada Ketum Parpol Koalisi: Kompak, Rukun Demi Negara
Prabowo Tiba-Tiba Datang Sendiri Temui Airlangga dan Ical, Bahas Apa?
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengundang para ketua umum parpol pendukung Pemerintah bertemu di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa malam.
Pertemuan yang berlangsung secara tertutup sejak pukul 19.00 WIB itu dihadiri Prabowo, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Plt Ketua Umum PPP Mardiono, serta Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.*(voi)
https://youtube.com/shorts/8z258jUpgt0?feature=share
