NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Kapolri Copot Kapolres Kulon Progo Usai Heboh Patung Bunda Maria Ditutup Terpal

Listen to this article

Diterbitkan Kamis, 30 Maret, 2023 by NKRIPOST

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

NKRIPOST, YOGYAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot AKBP Muharomah Fajarini dari jabatan Kapolres Kulon Progo, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pencopotan ini tertuang dalam surat telegram bernomor ST/714/III/KEP./2023 tertanggal 27 Maret 2023, yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Dalam surat telegram itu, AKBP Muharomah Fajarini dimutasi sebagai perwira menengah (pamen) Polda DIY. Sedangkan jabatan Kapolres Kulon Progo dipercayakan kepada AKBP Nunuk Setiyowati yang sebelumnya menjabat Kasubdit Binsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Jateng.

Meskipun demikian, dalam surat itu tidak dijelaskan alasan mutasi Muharomah Fajarini. Namun, sebelumnya sempat heboh patung Bunda Maria di Rumah Doa Sasana Adhi Rasa ST Yacobus di Kulon Progo yang ditutup terpal.

Hal tersebut menjadi perhatian publik. Fajarini membantah bahwa penutupan patung Bunda Maria itu karena tekanan ormas Islam. Terkait informasi yang beredar sebelumnya, Ia mengakui ada kesalahpahaman penulisan dari anggotanya.

Kapolres Kulon Progo AKBP Muharomah Fajarini memberikan keterangan terkait penutupan Patung Bunda Maria di Degolan, Bumirejo

BACA JUGA:

Kapolri Rotasi 7 Kapolda, Irjen Karyoto Pimpin Polda Metro

Kapolres Kulon Progo Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi, Buntut Penutupan Patung Bunda Maria

Soal Viral Patung Bunda Maria di Kulon Progo Ditutup Terpal, Menag Angkat Bicara

Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini mengatakan patung Bunda Maria ini ditutup sendiri oleh pemilik rumah doa, Sugiarto. Penutupan patung itu dilakukan oleh adiknya, Sutarno, atas perintah Sugiarto yang saat ini berdomisili di Jakarta.

Patung ditutup karena rumah doa tersebut belum diresmikan.

“Rumah doa ini belum diresmikan, oleh karena itu, dari pemilik yang kebetulan domisili ada di Jakarta, menyampaikan kepada adik kandungnya, untuk sementara di rumah doa tersebut, patung Bunda Maria sementara ditutup menggunakan terpal,” jelas Fajarini di Polres Kulon Progo, Kamis (23/3) malam.

Pihak keluarga pemilik rumah doa saat ini masih dalam fase sosialisasi rumah doa kepada masyarakat, pemerintah desa, hingga FKUB. Sehingga, selama rumah doa tersebut belum diresmikan, patung Bunda Maria di sana masih akan ditutup.

“Sedangkan penutupan itu adalah murni inisiatif dari pemilik rumah doa dan kami pun telah melakukan kontak langsung dengan beliau yang ada di Jakarta, bahwa betul itu adalah inisiatif dari beliau,” jelasnya.

Terpal yang digunakan untuk menutup patung disebut berasal dari pemilik rumah doa di Jakarta. Setelah itu terpal tersebut dikirim ke Yogyakarta menggunakan kereta.

Fajarini mengatakan, ada kesalahpahaman soal keterlibatan ormas dalam menyusun laporan.

“Terhadap berita yang beredar itu, adalah kesalahpahaman gagal paham dari anggota kami yang menulis laporan,” lanjut Fajarini.

Kesalahan penulisan laporan itu membuat penutupan seakan-akan desakan dari ormas. Sebab sebelumnya memang ada orang yang mengaku sebagai bagian sebuah ormas yang datang, namun hanya untuk menyampaikan masukan warga saja.

“Jadi menyampaikan masukan warga, tidak ada tekanan-tekanan, kemudian memaksa menutup patung Bunda Maria tersebut, apalagi dengan menggunakan terpal,” pungkasnya.

Tangkapan layar video penutupan patung Bunda Maria di Rumah Doa Sasana Adhi Rasa Santo Yakobus di Padukuhan Degolan, Bumirejo, Lendah, Kulonprogo menggunakan terpal akibat protes dari salah satu ormas Islam pada Rabu (22/3/2023). – Istimewa

BACA JUGA:

Kapolda Metro Jaya Diganti, Irjen Fadil Imran Dipromosi Jadi Kabaharkam

AKBP Josephine Vivick Tjangkung, Kapolres Lembata Polwan Pertama Hadir Di Tanah Lomblen 

Patung Bunda Maria Ditutup Karena Dianggap Mengganggu Viral di Medsos, Begini Kata Polisi

Kepolisian Daerah (Polda) Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut mutasi jabatan Kapolres Kulon Progo AKBP Muharomah Fajarini menjadi perwira menengah (pamen) Polda DIY merupakan hal biasa untuk penyegaran di institusi Polri.

“Ya tentunya untuk mutasi jabatan di institusi Polri adalah suatu sistem ya, jadi pergantian itu memang suatu hal yang biasa. Pada saat kita sudah menjabat kemudian ada pergantian rolling itu fungsinya adalah untuk penyegaran,” kata Kasubbid Penmas Humas Polda DIY AKBP Verena SW dilansir Antara, Rabu, 29 Maret.

Saat dikonfirmasi apakah ada keterkaitan antara kasus itu dengan mutasi tersebut, Verena hanya menyebut pergantian jabatan itu hanya rotasi saja. “Kalau kita melihat itu rotasi saja,” kata dia.

Verena menuturkan selain Kapolres Kulon Progo, ada dua pejabat lain di lingkungan Polda DIY yang dimutasi, yakni Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pengelolaan Informasi Dokumentasi (PID) Divisi Humas Polri, dalam rangka pendidikan Sespim.

Jabatan lama Yuliyanto digantikan Kombes Nugroho Ariyanto yang sebelumnya menjabat Kapolresta Serang Kota Polda Banten. Selain itu Kapolresta Sleman Kombes Aris Supriyono dimutasi menjadi Kabid Propam Polda Jateng.

Jabatan Kapolresta Sleman yang baru diisi oleh AKBP Yuswanto Ardi yang sebelumnya menjabat Wakapolrestabes Semarang Polda Jateng.

VIDEO REKOMENDASI PATUNG BUNDA MARIA DI KULON PROGO DI TUTUP TERPAL:

https://youtu.be/x_5J0uaUkUI

 

One thought on “Kapolri Copot Kapolres Kulon Progo Usai Heboh Patung Bunda Maria Ditutup Terpal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved