Proyek Pemerintah Diduga Pakai Material Ilegal, Terindikasi Pembiaran Multi Sektor
Diterbitkan Selasa, 25 Oktober, 2022 by NKRIPOST
VIDEO: Proyek Jalan Pemerintah Diduga Pakai Material Ilegal Terindikasi Pembiaran Multi Sektor
NKRIPOST PASAMAN BARAT – Proyek pembangunan jalan induk penghubung sikabau Koto Balingka ke ujung gading menuju jalan negara di kecamatan padat penduduk Lembah melintang diduga sarat bermuatan kepentingan penguasa.
Minggu 23 Oktober, tim investigasi dan kontributor media NKRI POST menemukan ratusan tumpukan batu split berkualitas buruk berjejer dilokasi pembangunan peningkatan badan jalan Sikabau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat
Dari wawancara dengan pemuda disana, DS ,bahwa material split dan timbunan jalan yang menelan anggaran pemerintah daerah sebesar 11 Milyar lebih ini diperoleh kontraktor dari tiga suplaiyer Aquari tanpa izin atau ilegal.
Dari penelusuran kontributor kelokasi tambang galian C ilegal dimaksud, yang ada di dekat zona bendungan irigasi Lubuk King ujung gading, dapat diketahui bahwa ada dua titik lokasi aktivis penambangan batu tampa izin fulgar beraktifitas tak tersentuh hukum.
Sementara AY,dihubungi awak media Senin 24 Oktober, membenarkan bahwa yang bersangkutan membeli material dari tambang tersebut dan menyuplai nya guna pembangunan jalan proyeksi Pemda Pasaman Barat ini, beliau juga menyampaikan bahwa tidak miliki kepentingan dari aktivitas penambangan tanpa izin itu.

Dapat diketahui bahwa AY adalah seseorang yang tampil sebagai penyedia material yang kerap disebut sebut menangani pengadaan matrial untuk pembangunan jalan yang melalui sisi batas sebuah perkebunan milik Bakrie Group ini.
Sementara itu K. Seseorang yang dijumpai awak media disalah satu tambang membenarkan bahwa matrial tambang yang tidak memiliki plang legalitas dibantaran sungai ini disuplay untuk matrial pembangunan jalan Sikabau.
Awak media yang menerima sambungan telepon pagi ini dari seseorang pemilik tambang galian C berinisial A membenarkan bahwa ada dua tambang terdekat lainnya yang juga memenuhi orderan seseorang untuk matrial pembangunan jalan Sikabau.

BACA JUGA:
Tambang Emas Diduga Ilegal Terbesar Di Pasaman Barat Ada Pembiaran, Kapolri Diminta Turun Tangan
Ratusan Orang Serang Tambang Emas di Palu, Kepala Karyawan Dibacok, 3 Eskavator Dibakar
Diduga Tambang Ilegal Mining Begitu Marak Wilayah Sumatra Barat Yang Belum Di Tertipkan Sesuai Perintah Bapak Kapolri
Bupati Pasaman barat HAMSUARDI SAg, saat dikonfirmasi melalui selular dan aplikasi WhatsApp nya belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditayangkan.
Sementara itu Jhon Edward selaku kepala dinas PU saat dikonfirmasi terkait penggunaan matrial non lisensi ini mengatakan belum bisa memberikan statement nya dan meminta awak media menkonfirmasi kepada kontraktor terlebih dahulu.
Sejauh ini dapat dilihat pengadaan matrial pembangunan jalan ini sarat kepentingan tertentu dan beberapa warga meminta adanya pengawasan dari kejaksaan atas dugaan praktek aplikasi ilegal dan dapat menjurus pada mark,up nilai pajak yang merugikan negara dan meminta pemerintah untuk menghentikan pengerjaan pembangunannya hingga kontraktor bisa menggunakan material yang sudah terlisensi dan berijin. (Red.nkripost)
