Jilat Kue HUT TNI Untuk Pangdam Gabriel Lema, Dua Anggota Polisi Ini Dipecat
Diterbitkan Sabtu, 8 Oktober, 2022 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Dua anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Barat, pelaku pelecehan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke- 77 resmi dipecat tidak hormat dari institusi Polri.
Keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tersebut berdasarkan hasil sidang etik yang digelar di Polda Papua Barat, pada hari ini, Jumat (7/10/2022) kemarin.
“Kedua pelanggar, yakni Bripda YFP dan Bripda YMB dinyatakan melakukan perbuatan tercela sehingga diputus Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari institusi Polri,” kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi dikutip dari Antara.
Terkait putusan tersebut, Adam Erwindi menyebut yang bersangkutan mengajukan banding.
“Kedua pelanggar menyatakan banding atas keputusan sidang kode etik tersebut sehingga kami menunggu upaya hukum lain yang akan ditempuh kedua pelanggar,” ujarnya.
Sebagai informasi, sidang kode etik terhadap kedua pelanggar dilakukan setelah keduanya menjalani pemeriksaan dan penahanan sejak 5 Oktober 2022 di Rutan Polda Papua Barat

BACA JUGA:
Tiga Oknum Polisi Diduga Rampok Motor Warga, Lemkapi Minta Dipecat
Presiden Jokowi Digugat ke PN Jakarta Pusat, Dugaan Ijazah SD Hingga SMA Palsu
Kue HUT TNI Untuk Pangdam Gabriel Lema Di Jilat Oknum Anggota Polisi, Begini Nasibnya
Diberitakan sebelumnya, Kemeriahan peringatan HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 77 dicederai dengan viralnya video aksi dua oknum anggota Polantas Polda Papua Barat yang menjilati kue ulang tahun yang akan diserahkan kepada TNI dan mengucapkan kata tidak pantas.
Aksi tidak sopan yang dilakukan oleh dua orang oknum anggota Polantas Polda Papua Barat itu diketahui setelah video menjilat kue ulang tahun HUT TNI ke-77 yang akan diberikan oleh jajaran Polda Papua Barat kepada Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema viral di media sosial.
Selanjutnya Aksi tak terpuji tersebut yang kemudian viral di media sosial, sontak menjadi sorotan netizen. Pasalnya, kue ulang tahun yang seharusnya dapat menjadi hadiah spesial bagi jajaran TNI dalam peringatan HUT TNI ke-77 dan menjadi simbol sinergitas TNI-Polri selama ini dinodai oleh dua oknum anggota polisi tersebut.
Tidak hanya itu, dalam video yang viral di media sosial tersebut, selain menjilat kue ulang tahun, oknum anggota Polisi itu mengucapkan pernyataan tidak sopan yang ditujukan kepada institusi TNI.
“Selamat ulang tahun Pak TNI, semoga tidak panjang umur,” ucap salah satu oknum polisi yang membawa kue ulang tahun HUT TNI ke-77 di dalam mobil dinas Polantas Polda Papua Barat.
Pelaku Minta Maaf
Aksi tidak terpuji dua oknum anggota Polantas Papua Barat itu pun langsung diketahui oleh pimpinan mereka. Kedua oknum Polantas yang menjilat dan mengeluarkan pernyataan tidak pantas itu langsung ditangkap dan diamankan di tahanan Polda Papua Barat.
Dari sebuah rekaman video pendek yang diperoleh, Rabu, 5 Oktober 2022, kedua oknum polisi tersebut menyampaikan permohonan maafnya dari balik jeruji besi Polda Papua Barat.
“Kami berdua memohon maaf kepada institusi TNI-Polri atas kesalahan yang telah kami perbuat, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, kami tidak akan mengulanginya lagi, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata salah satu pelaku yang menjilat kue ulang tahun HUT TNI ke-77 dengan kepala tertunduk.
Dirlantas Polda Papua Barat minta maaf
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada institusi jajaran TNI atas konten video viral yang dilakukan oleh oknum anggota Polantas Polda Papua Barat yang beredar di media sosial.
Dia menjelaskan, dua oknum polisi yang telah melakukan hal yang tercela tersebut kini sudah diamankan dan akan diproses hukum oleh pihak kepolisian Polda Papua Barat.
“Kami sampaikan bahwa kedua oknum Polantas tersebut saat ini sudah ditahan di sel Polda Papua Barat untuk diproses dan mempertanggungjawabkan kesalahan yang telah diperbuat,” kata Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Pol. Raydian.
“Dan sampai kesempatan saat ini kami sampaikan bahwa kue dalam konten tersebut, sudah kita amankan sebagai barang bukti. Dan kami pastikan bahwa kue tersebut tidak terkirim kepada institusi TNI,” tambahnya.
“Sekali lagi, dalam lubuk hati yang paling dalam kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya yang dilakukan oleh oknum kepolisian tersebut. Kedepan kami harapkan sinergitas TNI-Polri, dan soliditas TNI-Polri yang selama ini sudah baik, tetap terjaga dan tetap kita tegakkan kedepan,” katanya menegaskan.

Akibat ulah kedua oknum Polantas tersebut, Kapolda Papua Barat Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Pangdam XVIII/Kasuari atas tindakan dua polisi di jajaran Polda Papua Barat yang menjilat kue ulang tahun TNI.
“Selaku pimpinan Polda Papua Barat, saya menyampaikan permohonan maaf dan bertanggung jawab atas tindakan dua oknum anggota yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap institusi TNI,” ujar Kapolda Papua Barat di Manokwari dilansir Antara, Rabu, 5 Oktober 2022.
Kapolda memastikan sanksi tegas menanti kedua oknum anggota tersebut, karena dengan sengaja menciderai soliditas antara TNI dan Polri yang sudah terbina dengan baik.
“Kedua oknum anggota sudah ditahan dan sedang diproses oleh Propam Polda Papua Barat. Semoga soliditas dan sinergitas kita (TNI-Polri) tidak berkurang karena ulah dua oknum anggota tersebut,” kata Kapolda.
Kapolda Papua Barat berkomitmen melakukan koreksi dan perbaikan internal, sehingga tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari yang dapat merusak citra institusi Polri.
Pangdam XVIII/Kasuari memaafkan
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema menyatakan bahwa secara pribadi dan institusi TNI di jajaran Kodam Kasuari menerima permohonan maaf dari Kapolda Papua Barat, atas ulah dua anggota polisi tersebut.
“Kami menerima permohonan maaf ini, karena lebih mengutamakan sinergitas dan kekompakan yang sudah terawat selama ini dengan Polda Papua Barat,” kata Pangdam.
Menurutnya, tantangan tugas ke depan masih banyak, sehingga ia berharap kepada seluruh anggota Kodam Kasuari agar lebih bijak melihat hal tersebut.
“Karena perbuatan dua oknum sudah menjadi perhatian Kapolda Papua Barat, kami serahkan sepenuhnya kepada internal institusi Polri untuk memproses kedua oknum tersebut,” kata Pangdam.
Pangdam juga mengarahkan seluruh prajurit jajaran Kodam Kasuari bersama prajurit TNI AL dan TNI Udara di Papua Barat agar tetap kompak bersama Polda Papua Barat.
“Bersama kita tetap kompak, jaga soliditas untuk melakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara terlebih kepada masyarakat Papua Barat,” ujar Pangdam Kasuari.
BACA JUGA:
Upacara HUT TNI Ke-77, Panglima TNI Himbau Prajurit dan PNS TNInya Menjaga Kepercayaan Masyarakat
Kapolres Belu Beri Kejutan Kue Ultah di HUT TNI ke 77
Pangdam Mayjen Gabriel Lema: TNI Sebagai Penjaga Kedaulatan NKRI Harus Hadir Di Setiap Wilayah
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi menyatakan kue tersebut sudah diamankan sebagai barang bukti untuk memproses kedua anggota yang kini telah mendekam di sel Propam Polda Papua Barat.
“Dapat kami pastikan, bahwa kue tersebut tidak diserahkan kepada rekan-rekan di Kodam Kasuari dan sudah diamankan sebagai barang bukti,” katanya.(TIM)
