TNI Kerahkan 1.892 Personel dan Helikopter Bell 412 Tangani Dampak Gempa NTT
Diterbitkan Sabtu, 15 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – TNI terus memperkuat dukungan penanganan dampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Sabtu malam (15/8/2026), TNI telah mengerahkan 1.892 personel gabungan dari Kodam IX/Udayana dan Koarmada VII Kupang untuk mempercepat proses pencarian, evakuasi, dan pemulihan di daerah terdampak.
Hal tersebut disampaikan Kapuspen TNI Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas dalam rilis resmi Puspen TNI.
Sebagai wujud respons cepat, TNI mengerahkan kekuatan penuh baik personel maupun peralatan:
1. Personel: Sebanyak 1.892 prajurit dari unsur TNI AD, TNI AL, dan TNI AU telah diterjunkan ke titik-titik terdampak di Kabupaten Nagekeo, Sikka, dan Ende. Personel ini bergabung dengan Basarnas, BPBD, dan relawan.
2. Kendaraan & Logistik: TNI mengerahkan 75 unit kendaraan taktis dan truk angkut, 7 tenda lapangan untuk posko dan dapur umum, serta 40 velbed untuk perawatan korban di lapangan.
3. Dukungan Udara: TNI Angkatan Laut melalui Lanudal Juanda menyiapkan 1 unit Helikopter Bell 412 untuk mendukung mobilitas personel, evakuasi medis, dan distribusi bantuan ke wilayah yang akses daratnya terputus.
“Pengerahan personel dan alutsista ini merupakan bentuk komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat saat bencana. Kecepatan dan ketepatan sangat kami utamakan,” ujar Kapuspen TNI.

BACA JUGA:
TNI Kerahkan Hercules, KRI dan Ribuan Personel Bantu Penanganan Gempa NTT
Fokus Operasi TNI di Lapangan
Sejak hari pertama, prajurit TNI melaksanakan 4 tugas utama:
1. Pencarian dan Evakuasi Korban: Bersama Basarnas, TNI menyisir bangunan roboh. Data terakhir tercatat 38 orang meninggal dunia dan 23 orang luka-luka.
2. Penanganan Medis: Tim Kesehatan TNI mendirikan pos kesehatan lapangan dan membantu perawatan korban bersama tenaga medis daerah.
3. Pendirian Posko dan Dapur Umum: 7 tenda lapangan TNI digunakan sebagai posko komando, pos kesehatan, dan dapur umum untuk pengungsi.
4. Distribusi Bantuan & Pembukaan Akses: 75 kendaraan TNI digunakan untuk mendistribusikan logistik dan membantu membuka akses jalan yang tertutup material.
Kapuspen TNI menegaskan seluruh operasi dilakukan secara terpadu di bawah komando Pangdam IX/Udayana dan Pangkoarmada VII.
“TNI bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan penanganan secara terpadu. Fokus kami adalah pencarian, evakuasi, perawatan korban, serta pemulihan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak sampai kondisi benar-benar pulih,” tegasnya.
TNI juga terus memantau perkembangan gempa susulan dan berkoordinasi dengan BMKG serta BNPB untuk memastikan keselamatan personel dan warga.**
