Siapa Yang Terkuat, Perbandingan Kekuatan Militer Indonesia dan Israel?
Diterbitkan Selasa, 16 April, 2024 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Konflik antara Israel dan Palestina masih menjadi isu hangat hingga saat ini.
Peristiwa ini telah menyebabkan kehilangan nyawa sebanyak 31.000 jiwa per tanggal 24 Maret 2024, dengan sebagian besar korban berasal dari wilayah Gaza.
Di sisi lain, baik Israel maupun Palestina memiliki kekuatan militer masing-masing sebagai benteng pertahanan mereka. Muncul pertanyaan, bagaimana jika kekuatan militer kita dibandingkan dengan Israel?
Dilansir lewat Youtube Angka & Data, dari segi kekuatan personel, Indonesia memiliki 400.000 personel militer yang aktif, sedangkan Israel hanya memiliki 169.500 personel militer yang aktif.
Dengan demikian, kekuatan personel Indonesia jauh lebih besar dibandingkan dengan Israel.
Kemudian, dalam hal kekuatan udara, Indonesia memiliki 465 pesawat sementara Israel mencapai 618 pesawat.
Israel juga memiliki lebih banyak pesawat tempur, helikopter, dan jet tempur daripada Indonesia, menjadikan kekuatan udara mereka lebih dominan.
Dari sisi kekuatan darat, Indonesia memiliki 241 tank, 796 artileri, 1319 AFV (Armored Fighting Vehicle), dan 90 artileri roket.

BACA JUGA:
Prabowo Subianto Pernah Pimpin Pasukan Elit Republik Indonesia, Ini Sejarah Berdirinya Kopassus
Paus Fransiskus Penuhi Undangan Presiden Jokowi Berkunjung ke Indonesia
7 Daftar Bela Diri Terkuat di Dunia, Nomor 3 Familiar Di Indonesia
Sementara itu, Israel memiliki jumlah yang jauh lebih besar dalam hal tank, artileri, dan AFV, menunjukkan superioritas mereka di darat.
Kekuatan laut juga menjadi faktor penting. Indonesia memiliki 347 kapal angkatan laut dan 4 kapal selam, sementara Israel memiliki 74 kapal angkatan laut dan 6 kapal selam.
Dari segi kekuatan laut, Indonesia unggul dibandingkan dengan Israel.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan dalam kekuatan laut dan jumlah personel dalam menghadapi Israel.

Namun, di bidang kekuatan udara dan darat, Israel jauh lebih dominan karena jumlah peralatan militer mereka yang lebih banyak.
Dalam konteks ini, perbandingan kekuatan militer menjadi penting dalam mengukur kemampuan suatu negara untuk menghadapi potensi ancaman dari negara lain.
Namun, penting juga untuk dicatat bahwa kekuatan militer hanyalah salah satu aspek dalam menilai kekuatan suatu negara.
Diplomasi, kerja sama internasional, dan resolusi damai juga berperan penting dalam menjaga perdamaian dunia.
Dengan demikian, di tengah-tengah ketegangan geopolitik, penting bagi semua pihak untuk memprioritaskan dialog dan upaya damai demi terciptanya stabilitas dan keamanan global.
Mari kita semua berharap agar konflik di Timur Tengah dapat segera diselesaikan dengan cara yang damai dan adil bagi semua pihak yang terlibat.**
