Heboh! Warga Belu Temukan Mayat WNA Asal RRC Tergeletak di Pinggir Sungai Desa Silawan
Diterbitkan Kamis, 14 Desember, 2023 by NKRIPOST
NKRIPOST, ATAMBUA – Belom seminggu Masyarakat Kabupaten Belu dihebohkan dengan penangkapan delapan Warga Negara Asing (WNA) Asal Bangladesh di Desa Takirin, kini muncul fenomena baru dengan kejadian diluar dugaan dengan penemuan mayat WNA asal Republik Rakyat Cina (RRC) di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/12/2023).
Korban ditemukan dengan keadaan terlentang dengan kedua kaki tekuk di Desa Silawan, Tastim Perbatasan RI – RDTL. Saat ini, Jenasah WNA RRC tersebut sedang dilakukan evakuasi oleh anggota Kepolisian Resor Belu dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Informasi yang di himpun media ini Kasi Humas Polres Belu IPTU I Ketut Karnawa kepada awak media menyampaikan bahwa saat ini anggota sedang melakukan evakuasi terhadap korban WNA RRC.
Ketut menjelaskan bahwa, Korban ditemukan tewas di dalam sungai kering di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu – NTT.
“Dugaan sementara, mayat warga WNA dari Negara RRC yang ditemukan tewas di Desa Silawan perbatasan RI-RDTL berjenis kelamin Laki- Laki,” ujarnya.

BACA JUGA:
CCTV Universitas Prima TKP Penemuan 5 Mayat Diduga Terhapus, Ada Apa ?
Mahasiswa Asal Belu Babak Belur Dikeroyok Belasan Orang Mabuk Di Kupang, Ini Kronologinya!
Terpisah saat dimintai keterangan salah satu aktivis Mahasiswa meminta sistem keamanan batas Negara perlu diperketat guna meminimalisir kejadian susulan yang terjadi di Kota Beriman ini. Masyarakat Belu dan Forkopimda harus melakukan evaluasi besar-besaran di setiap Dinas lebih di khusus bagian Imigrasi, Aparatur Desa sebab mereka ibaratkan ujung tombak informan dan mengetahui lebih jauh terkait kejadian di wilayah.
“Saya sebagai Masyarakat Belu dan juga pemerhati turut prihatin yang akhir-akhir ini muncul masalah dan kejadian buruk bagi Kota ini. Saya meminta Pemerintah Daerah Belu segera ambil langkah tindakan yang serius di saat menjelang pesta Demokrasi mendatang,”pintanya yang enggan menyebutkan namanya.
Ia juga meminta Aparat TNI – Polri dan semua stakeholder tingkatkan keamanan dalam wilayah Kabupaten Belu yang lebih rukun, damai, aman dan terhindar dari masalah. ( Lau Kaza)
