NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

HUT RI ke-81, Kisah Mak Icih di Kadu Gede Ciamis: Sebatang Kara, Rumah Reot dan Bantuan Putus

Listen to this article

Diterbitkan Senin, 17 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Ilustrasi

NKRIPOST CIAMIS – Di tengah kemeriahan peringatan HUT RI ke-81, masih ada warga yang hidup dalam keprihatinan. Salah satunya dialami Mak Icih, 86 tahun, warga Dusun Kadu Gede, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar).

Mak Icih hidup sebatang kara. Kondisinya lumpuh dan hanya bisa berbaring. Ironisnya, bantuan sosial dari pemerintah yang selama ini ia terima, kini sudah dihentikan.

Saat disambangi awak media, Minggu (17/8/2026), Mak Icih tampak terbaring di sebuah ruangan berukuran kurang lebih 2 meter x 2 meter.

Kondisinya memprihatinkan. Tidak ada kasur, lantai kotor, tanpa pintu dan sekat dinding. Angin masuk bebas, hanya tertutup kain gorden. Bangunan reyot tersebut menempel di luar rumah saudaranya.

Saat ini Mak Icih hanya bergantung pada adiknya, Oyo, 80 tahun yang juga sudah renta. Keduanya tidak memiliki penghasilan tetap.

BACA JUGA:

Ma Sari, Lansia Di Desa Baregbeg Ciamis Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

Bansos Dihentikan, Keluarga Bingung
Oyo mengaku selama ini Mak Icih adalah penerima bantuan dari pemerintah. Namun beberapa waktu terakhir, bantuan tersebut tiba-tiba dihentikan tanpa penjelasan.

“Mak Icih itu kakak saya. Tidak punya anak, sebatang kara, sudah lama tinggal dengan saya,” ujar Oyo.

“Dulu penerima bantuan dari pemerintah. Tapi sekarang diberhentikan. Saya juga tidak mengerti kenapa harus diberhentikan, padahal Mak Icih sangat membutuhkan,” lanjutnya dengan nada prihatin.

Menurut Oyo, kondisi sang kakak semakin menurun. Untuk makan sehari-hari pun mereka mengandalkan belas kasih tetangga.

BACA JUGA:

Tanpa Bantuan Pemerintah, Warga Karang Gedang Ciamis Swadaya Cor Jalan 1 KM

Kepala Desa Karanganyar, Yanto, mengaku kaget setelah mendapat informasi dari media. Ia menyatakan belum menerima laporan resmi terkait penghentian bantuan Mak Icih.

“Saya baru mengetahui keadaan warga saya ini dari media. Nanti saya akan menelusuri ke Kepala Dusun dan Ketua RT setempat,” kata Yanto.

Semoga segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Ciamis untuk memverifikasi data dan mengupayakan agar bantuan Mak Icih bisa diaktifkan kembali.

“Kalau memang layak dan datanya memenuhi syarat, harusnya tetap dapat,” tegas warga.

Harapan di Hari Kemerdekaan
Kisah Mak Icih menjadi pengingat bahwa kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan semua lapisan masyarakat. Di usia senja dengan kondisi sakit, ia masih harus berjuang dalam keterbatasan.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan. Setidaknya ada kepastian bantuan sosial, PKH Lansia, atau bantuan kesehatan yang bisa meringankan beban Mak Icih dan Oyo.

Reporter: S. Hidayat

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved