Cerita Raffi Ahmad Soal Polemik Keterlibatannya Dalam Kasus Blueray Listen to this article Diterbitkan Jumat, 12 Juni, 2026 by NKRIPOST Raffi Ahmad NKRIPOST JAKARTA – Polemik keterlibatan Raffi Ahmad dalam kasus Blueray bermula dari perjalanan maratonnya di Amerika Serikat pada Oktober 2025. Saat itu, Raffi tengah mengunjungi beberapa usaha milik warga Indonesia di New York untuk dipromosikan melalui media sosial pribadinya. “Di New York saya mempromosikan teman-teman yang punya usaha, ada Awang Kitchen dan Indo Java. Saat saya selesai kegiatan, banyak teman-teman Indonesia ngajakin foto. Keluar dari Awang Kitchen, toko di sebelahnya itu namanya Blueray,” cerita Raffi Ahmad di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juni 2026 Pihak Blueray kemudian memanggil Raffi, Ariel NOAH, Gading Marten, dan Desta untuk berfoto bersama di depan toko. Dalam suasana ramai tersebut, staf toko menawarkan jasa pengiriman barang terbaru kepada sang artis. “Mereka bilang, ‘Mas Raffi, perusahaan kami bisa kirimin apa pun itu. Mau handphone, laptop, iPad’. Lagi ramai-ramai saya bilang, ‘Oh iya iya, oke nanti kalau ada handphone yang baru ya udah nanti saya kirim ya’. Intinya saya basa-basi baik,” ungkap Raffi. Klarifikasi Raffi ini diperkuat oleh kesaksian Gading Marten melalui sambungan video call. Gading menegaskan bahwa mereka bahkan baru mengetahui nama perusahaan tersebut setelah kasus ini menjadi viral di Indonesia. “Kita di Amerika waktu itu makan di Awang Kitchen, lalu pindah ke sebelahnya Indo Java. Ada orang-orang dari sebelah minta-minta foto. Kita aja baru tahu namanya Blueray sekarang ini. Orangnya siapa nggak tahu, namanya aja baru tahu,” kata Gading Marten memberikan kesaksian. Hotman Paris yang mendampingi Raffi membeberkan bukti komunikasi dari staf Blueray bernama Ci Lili. Dalam sebuah pesan singkat, Ci Lili justru merasa kasihan kepada Raffi karena fitnah yang beredar tidak sesuai kenyataan. “Ada chat dia bilang kasihan A’ Raffi. Dia bilang, ‘Dia (Raffi) yang buat foto di depan Blueray itu jadi kasus padahal dia itu nggak masuk cuma foto aja di depannya. Padahal dia ditawarin gratis nggak mau’,” kutip Hotman. BACA JUGA: Raffi Ahmad Buka Suara Soal Namanya Terseret Kasus Korupsi Bea Cukai Isu ini semakin membesar setelah muncul kesaksian dari seorang pegawai Blueray di Jakarta bernama Yohanes dalam persidangan di Lampung. Yohanes sempat menyebut ada dugaan pesanan dari Raffi, namun Hotman menyebut BAP tersebut sudah dicabut. “Yohanes di BAP-nya menduga-duga kemungkinan ada pesanan dari Raffi. Itu pun sudah dicabut. Dia pernah ketemu aja sama Raffi nggak pernah, kenal juga nggak, nomor telepon nggak tahu,” tegas Hotman Paris. Raffi sendiri mengaku dirinya sangat tidak paham dengan teknologi atau “gaptek” sehingga tawaran iPhone terbaru dari staf toko di Amerika tidak menarik minatnya sama sekali. “Loh, ‘Oh ada iPhone baru?’ Saya aja nggak tahu. Tanya sama istri saya, saya ini orang yang paling gaptek. Waktu ditawarin mau kirim gratis, saya bilang ‘Aduh nggak nggak, saya nggak mau kalau gratis’,” tutup Raffi Ahmad. ***voi VIDEO REKOMENDASI: