Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Sebut 50 Daerah Minta Hibah Mobil Damkar ke Jakarta
Diterbitkan Senin, 29 Desember, 2025 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sekitar 50 daerah di Indonesia mengajukan usulan untuk bisa mendapatkan hibah mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Pemprov DKI Jakarta.
Hal ini diungkapkan Pramono saat menyerahkan secara resmi kendaraan dinas operasional milik Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta untuk dihibahkan ke 14 pemerintah daerah di luar Jakarta.
Dari 50 daerah yang mengirimkan proposal pengajuan, Pemprov DKI baru menyerahkan 14 mobil yang dihibahkan. Pramono membuka peluang untuk kembali memilih daerah-daerah yang akan diberikan hibah kendaraan di waktu mendatang.
“Kami tahun ini menerima proposal lebih dari 50 kota/kabupaten sehingga dengan demikian, kami akan menseleksi kembali dari 50 atau lebih nanti proposal yang ada untuk apakah bisa menerima dari Jakarta. Yang jelas, Jakarta untuk itu ada,” kata Pramono di kawasan Monas, Senin, 29 Desember.
Pramono menjelaskan latar belakang Pemprov DKI menyerahkan hibah mobil damkar yang sebelumnya dioperasionalkan Dinas Gulkarmat. Menurut Pramono, saat ini masih banyak daerah yang membutuhkan kendaraan operasional petugas untuk memadamkan api di wilayahnya.
“Saya melihat kebutuhan di daerah itu besar sekali. Sering kali dengan efinsiensi dan sebagainya, kalau harus mengadakan unit baru pasti akan menjadi beban bagi daerah,” kata Pramono.
BACA JUGA:
Adapun 14 daerah yang mendapat hibah mobil damkar tahun ini adalah Kota Bekasi, Kota Semarang, Kota Tangerang Selatan, Kota Ambon, Kota Padang Panjang, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Kediri, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Poso, Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Minahasa, serta Kabupaten Karo.
Pramono menjelaskan, hibah mobil damkar ini terakhir kali dilakukan pada 2022 dan saat ini kembali digulirkan di tengah kebutuhan daerah terhadap armada pemadam yang memadai. Ia memastikan seluruh kendaraan yang dihibahkan masih layak beroperasi.
“Kondisi pemadam kebakaran yang dihibahkan tentunya sudah mendapatkan pengecekan yang optimal. Ada 14 kendaraan, terdiri dari 2 kendaraan yang 10.000 liter, 8 kendaraan yang 4.000 liter, dan 4 kendaraan yang 2.500 liter,” ucap Pramono.
Pramono berharap hibah tersebut tidak hanya berhenti pada penyerahan aset, tetapi berlanjut pada kerja sama peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pemprov DKI Jakarta, kata dia, membuka peluang bagi daerah penerima untuk melakukan pelatihan pemadam kebakaran di Jakarta.
“Kami ingin kerja sama yang seperti ini tidak hanya penyerahan saja. Kalau kemudian Bapak, Ibu, saudara-saudara sekalian ingin mengadakan latihan pemadam kebakaran di Jakarta, dengan senang hati kami akan menerimanya,” jelas Pramono.**Voi
