Astaga!! Seorang Pria Di Jakarta Timur Tewas Dibunuh Putri Kandung Sendiri
Diterbitkan Senin, 24 Juni, 2024 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA — Sebuah video viral menunjukkan seorang pedagang perabot ditemukan tewas di tokonya di Kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, membenarkan kejadian dalam video viral tersebut.
Sebelumnya Sutikno menjelaskan pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas tewasnya pedagang tersebut. Dia mengatakan tim gabungan dari Polsek, Polres Jakarta Timur hingga Jatanras Polda Metro Jaya tengah melakukan pengecekan.
“Kami sedang giat penyelidikan. Gabungan tim opsnal Polsek Duren Sawit, tim opsnal Polres Metro Jaktim, tim Jatanras Polda Metro Jaya,” kata Sutikno, Sabtu (22/6/2024).
Dalam video yang dilihat, Sabtu (22/6), mayat tersebut d evakuasi oleh tim PMI menggunakan kantong jenazah. Mayat tersebut terlihat tergeletak di atas sebuah kasur dalam posisi tengkurap.
Petugas kepolisian pun tampak ikut mengevakuasi korban. Sementara toko yang menjadi tempat ditemukannya korban pun telah dipasang garis polisi.

BACA JUGA :
Polwan Nekat Bakar Suami di Mojokerto Hingga Tewas, Ternyata Gegara Ini !
Heboh..! Video Adegan Ranjang Perangkat Desa Tiduri Istri Kades di Belu Terbongkar
Diduga Sopir Ngantuk, Toyota Agya Ringsek di Tol Cipularang KM 76 B, Tiga Tewas Dan Luka Parah
Hasil penyelidikan, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly mengatakan pria tersebut tewas usai dibunuh oleh kedua putri kandungnya sendiri.
“Sudah ditangkap. Keluarga sendiri, 2 orang anak remaja putri bernama K (17 tahun) dan P (16 tahun),” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly dikutip detikcom, Senin (24/6/2024).
Polisi menangkap kedua pelaku di kediamannya yang tak jauh dari TKP pembunuhan. Kasus pun kini ditangani oleh Resmob Polda Metro Jaya.
“(Ditangkap) kemarin sore,” jelasnya.
Pelaku tega membunuh ayah kandungnya sendiri lantaran sakit hati atas perkataan korban. Pelaku menusuk korban menggunakan pisau.
“Anak kandung. Mereka sakit hati karena dimarahin ayahnya karena mereka mencuri uang ayahnya. Korban ditusuk menggunakan pisau,” ujarnya.**
