NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Bupati Solok Hentikan Aktifitas Tambang Galian C, Yulfadri Nurdin Angkat Bicara. 

Listen to this article

Diterbitkan Kamis, 25 April, 2024 by NKRIPOST

Tokoh masyarakat Kabupaten Solok Yulfadri Nurdin

NKRIPOST, AROSUKA – Tokoh masyarakat Kabupaten Solok Yulfadri Nurdin, mengatakan sangat mengapresiasi niat dan komitmen Bupati Epyardi Asda, yang akan mencarikan solusi terhadap permasalahan tambang Galian C di Nagari Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabuoaten Solok Sumatera Barat.

Mantan Wakil Bupati Solok periode 2015-2020 juga mengatakan bahwa ada ratusan warga Nagari Aie Dingin yang memang menggantungkan hidupnya dari usaha Galian C tersebut.

Namun dia tidak menampik akibat penyelenggaraan penambangan yang tidak mengindahkan peraturan berupa sanitasi lingkungan sesuai yang dipersyaratkan memang ada potensi kerusakan lingkungan dan jalan nasional yang melewati kawasan tersebut.

“Kami, sebagai salah satu pengusaha di tambang Galian C yang sudah beroperasi sekira 80 tahun, optimistis Bupati Solok Epyardi Asda mampu menyelesaikan persoalan ini dengan baik. Tanpa merugikan siapapun, baik itu pengusaha tambang, masyarakat, maupun lingkungan. Kita berharap, persoalan ini tidak berlarut-larut. Di satu sisi, kegiatan tambang harus jalan karena masyarakat menggantungkan hidup dari situ. Di lain sisi, masyarakat pengguna jalan juga terganggu akibat tata kelola tambang yang tidak baik. Nah, di situlah diperlukan hadirnya negara, harus duduk bersama mencari solusi dengan meminimalisasi dampak,” ungkapnya.

BACA JUGA

Pemerintah Kabupaten Solok Tutup Operasional Penambangan Galian C

Mantan Sekda Sumbar, Asrul Sykur Sebut DAK Kabupaten Solok Terus Meningkat di Bawah Kepemimpinan Epyardi Asda.

Bupati Solok, Epyardi Asda Buka Rakernas SAS dan Konferensi Ikatan Pemuda Pelajar Sulit Air Ke-32

Lebih lanjut Yulfadri Nurdin menegaskan saat ini lokasi tambang galian C miliknya sudah ditutupnya sendiri jauh sebelum Gubernur Sumbar maupun Bupati Solok meninjau kawasan tersebut.

Yulfadri menyebut lokasi bekas penambangan miliknya sedang disulap menjadi kawasan wisata kuliner dengan nama Rest Area KM 82.

Yulfadri juga mendorong Pemerintah Daerah meakukan penataan penambangan dengan mencarikan solusi terbaik bagi masyarakat.

“Kita berharap Pemkab Solok bisa sesegera mungkin memanggil seluruh pelaku usaha tambang Galian C, kemudian mencari solusi bersama, membuat kesepakatan bersama dan dilakukan pemantauan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Terutama bagaimana menjadikan aktivitas ini win-win solution atau saling menguntungkan, nmun dampak buruknya bisa diminimalkan,” ungkapnya.

Menurutnya lagi Bupati Epyardi Asda, akan mampu memperjuangkan masyarakat yang bergantung ke aktivitas tambang Galian C demi kelangsungan hidupnya.

“Saya yakin, Pak Epyardi akan mampu memperjuangkan masyarakat dan mencarikan solusi terhadap persoalan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Epyardi Asda meminta maaf kepada masyarakat yang jalannya terganggu. Epyardi Asda juga berharap agar masalah jalan nasional di nagari yang berada di Kabupaten Solok dapat terselesaikan dengan baik.

“Saya selaku kepala daerah minta maaf kepada masyarakat kami, baik dari Solok Selatan, Provinsi Jambi dan lainnya. Yakinlah semua pasti ada solusinya,” kata Epyardi.

Selain itu ia memahami pada saat ini masuk dalam tahun politik (Pilkada), sehingga yang berkaitan dengan kabupaten yang ia pimpin menjadi sorotan.

“Saya juga paham, ini tahun politik. Semua bisa dibesar-besarkan dan bahkan sudah diarahkan kalau semua ini salah saya. Bahkan jalan nasional ini juga salah saya. Tapi yakinlah semua ada aturannya, jalan provinsi yang tanggungjawab itu provinsi, begitu juga kabupaten yang berwenang ya tentu kabupaten,” ucap Epyardi sambil tersenyum. (Nazwir Koto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved