NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Kemendag RI Ajak Warga Belu Manfaatkan Pasar di Timor Leste

Listen to this article

Diterbitkan Kamis, 4 Mei, 2023 by NKRIPOST

Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag RI, Ir. Marolop Nainggolan, MA

NKRIPOST. BELU – Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag RI, Ir. Marolop Nainggolan, MA, menilai Kabupaten Belu berbeda dengan Kabupaten lain di Wilayah Perbatasan seluruh Indonesia.

Dalam menghadiri Acara pelepasan Ekspor Perdana Perumda Belu Bhakti ke Timor Leste, Selasa 02 Mei 2023. Marolop menyampaikan bahwa Kabupaten Belu memiliki peluang dalam memperluas pangsa pasar.

Lanjutnya, menanggapi peluang tersebut Perumda Belu Bhakti sebagai perusahan daerah yang bergerak dalam pasar ekspor berhasil melakukan ekspor perdananya ke Timor Leste.

” inikan secara tidak langsung bisa membangun ekonomi masyarakat khususnya di daerah kabupaten belu,” ujarnya.

Disampaikan Marolop, Pemerintah Kabupaten Belu berbeda dengan Kabupaten lain yang berada di wilayah perbatasan lainnya, dalam menyikapi pengembangan ekspor komoditi unggulan ke negara tetangga.

“Pemerintah Daerah yang saya temui selalu merasa bahwa kegiatan tidak ada yang penting untuk urusan perdagangan ini. Pada hal di wilayah-wilayah itu kalau kita sebut mereka merasa terbelakang atau jauh dari pusat pemerintahan. Tetapi saya melihat di Kabupaten Belu jauh berbeda dari kabupaten lain,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Perumda Belu Sukses Eksport Perdana Ke Timor Leste

Gubernur Lepas Ekspor Tuna, Ambon ke Narita-Jepang

Pemkab Belu Bersama Timor Leste Siap Aktifkan Kembali Pasar di Kawasan PLBN Motaain

Untuk itu, lanjutnya, kegiatan yang kita laksanakan ini adalah yang sudah keempat kalinya dan PLBN sudah disiapkan Marketing Point sebagai tempat bagi Kementerian Perdagangan RI untuk mengurus perdagangan di batas negara.

“Tempat ini sudah lama kita sediakan untuk mengurus kegiatan ekspor dan memberikan layanan kepada para pengusaha kita untuk mempromosikan produk-produk mereka ditempat ini,” katanya.

Selain itu, ” Disini kita sudah melaksanakan pertemuan beberapa kali dan hari ini kita sudah bisa realisasikan kegiatan ekspor. Ini salah satu bukti keseriusan pemerintah daerah untuk urusan pengembangan ekspor,”tuturnya.

Disampaikan Marolop, keseriusan Pemerintah Kabupaten Belu terkait pengembangan ekspor ke Timor Leste sejalan dengan cita-cita Kementerian Perdagangan RI.

“Kenapa kami diberikan Marketing Poin di perbatasan Motaain, supaya ekspor kita dari Indonesia bisa tetap bertahan baik ke Timor Leste,” ujarnya.

Karena Kata Marolop, Sekarang Indonesia masih menjadi pemain utama pemasok, jangan sampai dari negara lain seperti Cina, Vietnam dan Thailand mengambil porsi itu.

” kita harus menangkap peluang itu, Kondisi strategis ini yang harus kita perhatikan,” jelas dia.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Belu harus mendapat banyak manfaat dari kehadiran Marketing Point di PLBN Motaain.

” Mari kita manfaatkan pasar di Timor Leste sebagai tempat tinggal bersama,” tandasnya.

Dikatakannya, ia menghadirkan beberapa perusahaan yang ikut hadir disini dan mereka siap mendukung para pengusaha di Belu untuk bisa memanfaatkan pasar di Timor Leste.

” Kami tahu bahwa hampir 90% dari kebutuhan saudara-saudara kita di Timor Leste berasal dari luar dan kenapa tidak dari Belu. Oleh karena itu kami berharap agar situasi ini kita bisa manfaatkan dengan baik untuk kebaikan masyarakat Belu,”ungkapnya.*(Mario)

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved