LKAAM Luak Nan Tuo Tanah Datar Mengutuk Keras Penghinaan Pangulu Yang Terjadi Di Mungka
Diterbitkan Jumat, 9 September, 2022 by NKRIPOST

NKRIPOST, TANAH DATAR – Pengurus Kantor Adat Nagari (KAN) Mungka Kecamatan Mungka Kabupaten Limapuluhkota melakukan kunjungan silaturahmi ke LKAAM Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (08/09/2022).
Kunjungan Pengurus KAN Z. DT Godang Sabatang, M. DT Majo Sinaro, D. DT.Angkat Dirajo, M. DT.Majo Indo, E. DT.Majo Lelo dan A. DT.Mangiang beserta rombongan disambut hangat oleh Ketua LKAAM Tanah Datar H.Aresno DT.Andomo beserta jajaran pengurusnya, pengurus KAN Mungka beserta rombongan dalam sambutannya mengatakan kunjungan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus studi banding dengan pengurus LKAAM terkait dengan peran KAN dengan LKAAM Tanah Datar.
Kemudian, tujuan juga ingin menerima masukan terkait fungsi KAN dalam melestarikan adat termasuk dalam mempertahankan selingkar Nagari, Karena KAN merupakan suatu lembaga di dalam nagari yang mengurus dan menjaga serta melestarikan adat dan kebudayaan di Minangkabau.
Selanjutnya, mereka juga membahas kejadian yang terjadi di Nagari Mungka adanya penghinaan terhadap Pangulu Datuak Niniak mamak saat melewakan/pelantikan Maswaldi DT.Patiah Soko Kebesaran Chaniago yang saat ini menjadi buah bibir masyarakat yang dilakukan oleh Berinisial IM (50), UM (50), AN (57), RC (30), MV (35), dan CR (47) dinilai telah menghina seorang Pangulu Adat (Datuak) M.DT.Patiah Soko Kebesaran Chaniago Koto Baru Kecamatan Mungka Kabupaten Limapuluhkota yang telah terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022 yang lalu. dan LKAAM Tanah Datar memberikan tanggapan atas kejadian tersebut.
“Kami mengutuk keras atas perbuatan mereka yang dinilai telah menghina dan merobek-robek pakaian kebesaran Pangulu adat Minang di depan umum, dan termasuk menyerang sampai ketempat Balai adat kepada para Pangulu Adat , yang menurut adat Minangkabau merupakan penghinaan terhadap kepada seluruh pengulu yang ada di Minangkabau, maka dari itu kami dari LKAAM Kabupaten Tanah Datar selaku Luak Nan Tuo sangat prihatin dalam hal ini, karena pakaian kami atas Niniak Mamak Dihina dan Di Injak-injak seperti itu, maka kami sangat-sangat mengutuk perbuatan ini, karena perbuatan yang sangat bertentangan dengan adat Minangkabau ,” kata Ketua LKAAM Kabupaten Tanah Datar H.Aresno DT.Andomo S.Ag, di Kantor LKAAM Tanah Datar, Batusangkar, Kamis (08/09/2022) kemarin.
BACA JUGA:
Miris, Istri dan Anak Walinagari Mungka Diduga Berupaya Gagalkan Pelantikan Ka Ampek suku Chaniago Kotobaru Mungka
Peresmian Batagak Penghulu Keempat Suku Kampai Koto Baru Mungka “Hiduik Bakarelaan”
Selanjutnya pihak LKAAM Tanah Datar juga mengharapkan, demi Marwahnya Niniak Mamak di Minangkabau kejadian seperti ini agar cepat di selesaikan dan jangan sampai berlarut-larut.
“Kami juga mengharapkan, demi Marwahnya Niniak Mamak di Minangkabau, khusus nya di Limapuluhkota Kenagarian Mungka maka kita harapkan Kerapatan Adat Nagari (KAN) sampai ke LKAAM limapuluhkota, kita harapkan hal ini supaya cepat diselesaikan “Bajanjang naiak ,Batanggo turun” hal ini jangan sampai berlarut-larut dan semakin mendalam sebab kita namanya seorang “sabarih sabalabek, urang Sa adat Salimbago, tidak ado nan kusuik yang tidak bisa disalasaikan,tidak Ado karuah nan tidak bisa dijaniahkan asalkan duduak baiyo tagak Baduo balah” tutupnya. (Tim)
