Tegas..!! Belum Bayar Pajak, BPPD Sidoarjo Tutup Tiga Reklame di Sukodono
Diterbitkan Rabu, 30 Maret, 2022 by NKRIPOST

Kepala BPPD Sidoarjo, Ari Suryono menambahkan, Saat ini BPPD Sidoarjo sudah memiliki sistem yang lebih kompatibel. Dengan sistem ini sudah langsung diketahui reklame atau restoran mana yang belum bayar. Sehingga tidak perlu melakukan rekap secara manual lagi.
“Kedepan terkait pemungutan pajak ini arahnya pada virtual semua. Siapa saja yang belum bayar pajak nanti langsung ada notif pemberitahuan. Sehingga tidak perlu lagi kita berkirim surat secara manual,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Sarbini Wakili Pemkot PGK Hadiri Rakernas ASKOMPSI di Sidoarjo Jatim
Optimisme Tim Zecat dalam Memberdayakan Lumpur Panas Sidoarjo
Sementara, Kabid Pajak Daerah BPPD Sidoarjo, Abdul Muntholib menjelaskan tiga titik reklame yang ditertibkan hari ini sudah menunggak pajak cukup lama, sekitar 2-4 tahun. Dengan kisaran pembayaran pajak Rp 5 juta tiap tahun, tergantung ukuran.
“Penertiban reklame ini baru awal. Kedepan kita akan sisir lebih masif lagi. Karena wajib pajak reklame di Sidoarjo ada sekitar 7 ribu, termasuk yang insidentil itu,” ungkapnya.
Selain itu, BPPD Sidoarjo sudah mengadakan patroli rutin setiap minggu untuk menertibkan reklame yang tidak membayar pajak, “Setiap hari jumat kita terus keliling untuk penertiban reklame yang tidak bayar pajak,” pungkasnya.
Wartawan : Reva Marliana
Editor : Imam Mu’iz
