Kabar Gembira Buat Kepsek Baru, Waktu Dekat Dana BOS Dicairkan
Diterbitkan Rabu, 9 Maret, 2022 by NKRIPOST

Nkripos.co, Sula – Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara segera dicairkan.
Kapala Dinas Pendidikan Nasional, Rifai Haitami menjelaskan, Dana BOS tahap I tahun 2022 ini, belum di cairkan karena bertepatan dengan pergantian Kepala Sekolah SD dan SMP secara serentak dilingkup Pemerintah Daerah Kepulauan Sula kemarin.
Tapi untuk Dana BOS tahap I 2022 ini, dalam tahapan proses, mingkin minggu depan sudah bisah direalisasikan ke sekolah masing.
Namun untuk dana BOS 2022 saat ini belum tersalur di rekening sekolah olehnya seluruh kepsek dimohon bersabar, dan jika sudah di salurkan ke rekening sekolah, maka pihak dinas akan menyampaikan kepada pihak sekolah untuk dicairkan,” jelas Rifai kepada wartawan, Rabu (9/3) tadi.
BACA JUGA:
Bupati Sula Gelar Rapat Perdana Bersama Pemerintah Kecamatan
Kapal Tangkap Ikan Asal Bitung Ditangkap Di Wilayah Kepulauan Sula
Rifai juga menegaskan kepada kapala sekolah yang baru dilantik agar setelah pencairan dana BOS 2022 segera membayar gaji guru honorer di sekolahnya masing – masing, dan membayar hutang di bulan Januari sampai maret ini saja.
Sementara Dana Bos tahun 2021 Tahap III, kata Rifai, hanya ada satu sekolah yang belum dicairkan yakni Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Falabesahaya yang masi mengedap di nomor rekening sekolah.
Rifai bilang, pergantian kapala sekolah kemarin terdapat sebanyak 103 orang untuk SD dan 52 orang untuk SMP. Dari sekolah terdapat beberapa sekolah swasta, SD tiga orang dan SMP juga tiga orang yang kepala sekolahnya di SK – kan oleh pihak yayasan, sementara sekolah negeri di SK Bupati Sula.
Pihaknya juga telah memberikan program 20 hari kerja kepada kepala sekolah yang baru, untuk melakukan serah terima dengan kapsek yang lama, dan selanjutnya memperbaiki sistem pendidikan yang ada di masing – masing sekolah, serta diwajibkan untuk melapor kekurangan guru yang ada di sekolah.
Ia juga menekan dalam waktu dekat ini, akan melakukan monitoring di sekolah – sekolah yang mengalami penumpukan guru untuk dipindahkan ke sekolah yang kekurangan gurunya.
Terkait dengan Guru sertifikasi yang sempat juga menjadi polemik lantaran ada dua orang guru yang sama dalam satu bidang studi, maka dari itu kami akan pindahkan satu orang ke sekolah yang lain agar tidak mengganggu jam belajarnya,” jelasnya.
“Insya Allah kami wujudkan sistem pendidikan sesuai visi dan misi bupati kepulauan sula, menuju sula bahagia,” pintanya. (Nofal).
BACA JUGA:
Kapal Tangkap Ikan Asal Bitung Ditangkap Di Wilayah Kepulauan Sula
