Deklarasi Mantan Presiden Intermilan Jadi Presiden RI 2024 Dapat Dukungan DPD PWNII Sumut
Diterbitkan Selasa, 8 Maret, 2022 by NKRIPOST

Nkripost, Medan – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wartawan Nasional Independen Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPD PWN II-Sumut) mendukung rekan rekan Aktivis dan ormas yang tergabung dengan ETHOS (Erick Thohir Senergi) sebagai Persiden RI pada tahun 2024 nanti.
Rencana Deklarasi diadakan hari ini Selasa 8/3 bertempat di Gedung Juang Menteng Jakarta sekitar jam 13 wib.
Hal itu dikatakan Ketua DPD PWNII Provinsi Sumatera Utara S. Hadi. P. TAMBAK SH kepada PERS di Kantor nya tentang undangan dari KETUA Pelaksanaan Deklarasi ETHOS Leider Sianturi dari Jakarta.
Selanjutnya dikatakan Ketua DPD PWNII SUMUT, melihat profil Calon Presiden H. Erick Thohir BA. MBA masih muda kelahiran 30Mei 1970 dan dilantik Presiden RI Jokowidodo menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara 23/10 .2019 lalu dan sekarang masih menjabat Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah 2021 -2024.
Erick Thohir yang berpasangan (isterinya) Elizabet Thandra untuk berkarir saling mendukung, sejak suaminya sebagai pengusaha sampai ke Menteri.
BACA JUGA:
Menteri BUMN Erick Thohir Sweeping Toilet Pom Bensin Hingga Terbitkan SE, Pertamina: Terimakasih
Sweeping Toilet Pom Bensin, Menteri BUMN Erick Thohir: Nggak Boleh Bayar, Harus Gratis
S. Hadi. P. Tambak SH menjelaskan lagi, menurut KETUA Tim Relawan ETHOS (Erick Thohir Senergi) Leider Sianturi, setelah selesai Deklarasi hari ini di Jakarta akan mendeklarasikan ke seluruh Indonesia yang bejumlah 34 Provinsi, termasuk Provinsi Sumatera Utara.
KETUA DPD PWN II-Sumut yang juga Ketua DPD PARTAI Nudantara Provinsi Sumatera Utara mengungkapkan lagi, jika diberikan amanah untuk Privinsi Sumatera UTARA siap mendukung.
Apalagi di daerah Kota Kabupaten yang berjumlah 33 kab/Kota telah mempunyai basis untuk menjadi TiM Relawan.”ujar TAMBAK.

Diketahui Menteri BUMN Erick Thohir, sempat menggegerkan publik Tanah Air ketika mengakuisisi saham Inter Milan.
Erick Thohir membeli Inter Milan pada 2013. Menurut data dari Forbes, mantan petinggi Persib Bandung itu menggelontorkan dana mencapai 480 juta dolar AS demi bisa memiliki 70 persen saham I Nerazzurri yang sebelumnya dimiliki oleh Massimo Moratti.
Berstatus sebagai pemilik saham mayoritas, Thohir dipercaya menjabat sebagai Presiden Inter Milan.
Pada 2016, Erick Thohir melepas 39 persen sahamnya ke Suning Group, perusahaan multinasional asal China. Sampai akhirnya, pemilik Mahaka Media itu menjual seluruh sahamnya yang tersisa 31 persen di Inter Milan kepada perusahaan asal Hong Kong, Lion Rock pada Januari 2019.
Alhasil, Erick Thohir sudah tak lagi memiliki pengaruh di Inter Milan. Dia juga sudah menyerahkan jabatan presiden Inter Milan kepada Steven Zhang pada 2018.(*)
