NKRIPOST

TAJAM DAN TERPERCAYA

SELAMAT DATANG  
MEDIA NKRI POST
TAJAM TERPERCAYA

Visi Misi Prof. Dr Pati Servasius, Bakal Calon Bupati Ende Periode 2024 – 2029

Listen to this article

Diterbitkan 19 Januari, 2022 by NKRIPOST

Prof. Dr Pati Servasius (Servasius Maria Idlefonsus Patty)

Nkripost.co, Ende – Mengenal Visi dan Misi EMAS (Ende, Makmur, Adil dan Sejahtera) oleh Bakal Calon Bupati Ende Periode 2024 – 2029 Prof. Dr Pati Servasius (Servasius Maria Idlefonsus Patty)

VISI:
Mewujudkan masyarakat Ende Makmur, Adil dan Sejahtera, serta unggul di tingkat Provinsi NTT melalui revolusi pembangunan di segala bidang secara cepat, tepat dan terus menerus. (Creating prosperous, fair and excellent Ende Regency in East Nasa Tenggara province level through development revolution in all fields rapidly, accurately and continuously).

MISI:
1. Memperbaiki sistem pengairan di sawah; (Improve irrigation Systems in rice field) :
1.1. Sistem irigasi terus menerus. (Irrigation system continuously)
1.2. Sistem irigasi rotasi. (Rotation irrigation system).
1.3. Sistem irigasi berselang adalah pengaturan kondisi lahan dalam keadaan kering dan tergenang secara bergantian.
(Intermittent Irrigation system is lands condition settings in dry conditions and inundated alternately).

2. Meningkatkan produksi pangan agar para Petani dapat hidup lebih baik dari sebelumnya melalui intensifikasi dan mekanisasi sistem pertanian serta menerapkan beberapa sistem Irigasi antara lain:
(Increasing food production so that farmers can live better than previously through identification and mechanization agriculture system as well as apply some systems of irrigation among others) :
2.1. Irigasi permukaan/lrigasi banjir. Irigasi membendung sungai untuk dialirkan airnya ke sawah dan menciptakan pintu air untuk mengatur jumlah air yang mengalir kc sawah.
(Surface irrigation or flood irrigation. Irrigation blocks the river to be drained to the rice field and create water door to regulate the amount of water which flows into the rice field).
2.2. Irigasi Tradisional Dengan Ember. Pail Traditional Irrigation.
2.3.Irigasi Penyemprotan. (Spraying Irrigation).
2.4. Irigasi Lokal. Irigasi menggunakan pipa untuk mengairi sawah mulai dari lahan tertinggi menuju ke lahan terendah.
(Local Irrigation. Irrigation employs pipes to irrigate the land starting from the highest land towards the lowest land).
2.5. Irigasi Subak. Pengairan yang memerlukan bendungan air, parit, dan alat untuk mengalirkan air ke sawah.
(Subak Irrigation. The irrigation requires water dam, trench, and tool flowing water to the rice field).
2.6. Irigasi Pompa Air. Pengairan dengan memakai air hasil pompa dari sumur dan dinaikan dengan pompa air, kemudian dialirkan ke lahan menggunakan pipa air.
(Water Pump Irrigation. The irrigation by employing water pump result from well and increased with a pump, then flowed to the rice fields by using water pipes).
2.7. Irigasi Pasang-Surut. Air tawar yang diperoleh untuk pengairan adalah hasil dari permukaan masa pasang air laut.
(Tidal Irrigation. Fresh water that obtained for irrigation is the result of sea tide).

BACA JUGA:

Servas Mario Pati Siap Maju Calon Bupati Ende 2024-2029

3. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang jauh lebih baik dari kabupaten induk sebelumnya melalui pembangunan rumah sakit yang layak, pengadaan Cytiscan. Laboratorium yang lengkap serta menyiapkan dokter Spesialis yang memadai. (Improve health services which much better than previous parent Regency through proper hospital construction, procurement of Cytiscan, complete laboratory as well as prepare complete specialist).

4. Menekan angka kematian ibu dan anak Stunting. (Suppress maternal and child mortality).
5. Menyiapkan sumber air minum bersih dari desa ke kota sebaliknya dari kota ke desa. (Prepare clean drinking water sources from Village to City, vice versa from City to Village).

6. Menerapkan :
6.1. Kurikulum Nasional dan Cambridge bagi sekolah-sekolah negeri dan swasta yang sudah siap melaksanakannya.
(Implement national and Cambridge curriculum for private and state schools for those are ready to operate).
6.2. Menerapkan kurikulum bahasa Inggris mulal dari TK, SD, SMP sampai SMA. (Implement English Curriculum starting from Kindergarten, primary, Junior IIigh School until Senior High School).
6.3. Meningkatkan rangking sekolah di Kabupaten Lio lebih baik dari kabupaten induk sebelumnya di tingkat Provinsi NTT.
(Enhance school rangkings in Lio Regency much hener than parent Regency at East Nusa Tenggura provincial level).
6.4. Menjadikan Kabupaten Lio sebagai Kabupaten yang bahasa pengantar pendidikannya di sekolah-sekolah adalah bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
(Make Lio Regency as bilingual medium of instruction at).

7. Melakukan bedah rumah bagi masyarakat miskin dari desa ke kota, sebaliknya dari kota ke desa. (Do house surgery for poor people from Village to vice versa from City to Village).
8. Meningkatkan produksi peternakan sapi, kambing, ayam dan babi. (Enhance the production of beef cattle, goat farm, chicken farm, and pig farm).

9. Memperbaiki taraf hidup para nelayan dan petani. (Improve living standards of fishermen and farmers).
10. Membangun Gereja, Masjid. Vihara dan Pura. (Construct Churches (Chapels), Mosques, Viharas and Temples).

11. Menjadikan kabupaten Ende scbagai Kabupaten Pariwisata. (Make Ende Regency as tourism regency).
12. Menjadikan Ende sebagai kabupaten digital. (Make Ende as digital regency).
13. Menjadikan Ende sebagai kabupaten pintar. (Make Ende as smart city).

14. Menjadikan Ende sebagai kabupaten kerukunan umat bet-agama. (Make Ende as religious harmony regency).
15. Menjadikan Ende sebagai Kabupaten bersih, indah dan hijau. (Make Ende as clean, lovely and green regency).
16. Menjadikan Ende sebagai Kabupaten Perdagangan. (Make Ende as trading regency).

17. Menjadikan Ende sebagai kabupaten Fabrik-fabrik (Make Ende as factories regencies).
18. Mengelola Sumber Daya Laut untuk kesejahteraan rakyat. (Manage marine resources for people prosperity%).
19. Mengelola seluruh kekayan alam untuk kesejahteraan rakyat. (Manage all-natural wealth for people ‘s prosperity).
20. Menjadikan Ende sebagai Kabupaten Badan Usaha milik Daerah terbaik
di NTT. (Make Ende as the best regional owned enterprises in East Nusa Tenggara).

21. Menjadikan Ende sebagai kabupaten Bahasa Inggris. (Make Ende as English regency).
22. Menjadikan Ende sebagai kabupaten yang menerapkan “program dua bahasa” mulai dari TK, SD. SMP, sampai SMA.
(Make Ende as regency that implements “bilingual program starting from Kindergarten, Primary, Junior to Senior High School). (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami