NKRIPOST

TAJAM DAN TERPERCAYA

SELAMAT DATANG  
MEDIA NKRI POST
TAJAM TERPERCAYA

Cabuli 13 Orang Anak Dibawah Umur, Pelaku Masih Berkeliaran Belum Diamankan Polisi

Listen to this article

Diterbitkan 17 Januari, 2022 by NKRIPOST

Juli Hasnidar Batubara Saat membuat laporan Polisi

Prabumedia, Deliserdang – Sangat malang nasib belasan anak anak dibawah umur yang menjadi korban pencabulan anak dibawah umur dengan jumlah 13 orang diantaranya 10 wanita dan 3 orang lelaki, Namun hingga kini pelakunya belum ditahan.

Hal itu diungkapkan Juli Hasnidar Batubara (39) penduduk Dusun II Perguruan Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara kepada awak Media ini Senin, 17 /1/2022.

Juli Hasnidar Batubara menjelaskan secara terperinci kronologis pencabulan anaknya yang merupakan salah satu korban dari 13 orang. sebut saja Bunga (8) telah dilaporkan ke Polresta Deliserdang pada tgl 23/11 2021 lalu dengan STPL Nomor /B/502/XI/20217/SPKT.Polres Deliserdang di tangani Jonata Sidabutar.

“Kejadiannya bermula pada tgl 22/11 lalu sekitar jam 18,15 wib, saya pulang dari ladang dan langsung saja terkejut melihat Bunga menangis dan celana dalam nya meneteskan darah sampai ke lantai.
Melihat kemaluan anak saya berdarah, langsung saya bawa ke Rumah Sakit terdekat yaitu Klinik Ar. Rahman Sialang Kacamatan Bangun Purba Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara.

“Ternyata gumpalan darah keluar dari kemaluan anak saya (Bunga)
Ketika pemeriksaan pihak medis Klinik AR. Rahman, Bunga ditanya tentang pendarahan kemaluannya Bunga menjawabnya di tindih R yang dibelakang rumah.” ungkap nya.

Sepulang dari Klinik, langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Bangun Purba Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara tetapi disarankan langsung saja ke Polres Deliserdang karena di Polsek tidak ada khusus penanganan kasus dibawah umur.” Kisah Juli.

Pada Tanggal 23/11/2021 langsung melaporkan kejadian itu ke Polresta Deliserdang sekaligus di Visum guna kelengkapan berkas Berita Acara Pemeriksaan.

Masih diceritakan Juli, Selanjutnya pada tanggal 25/11/2021 Ia sebagai salah orang tua korban bersama sejumlah warga menandatangani surat pernyataan bersama agar pelaku bersama orang tuanya pindah ke tempat lain.

“Saya salah satu orang tua dari korban anak cabul menanda tangani surat pernyataan beserta warga yang isinya agar pelaku dan keluarganya pindah dari kampung.” Ujarnya Juli.

Masih dijelaskan Juli, Kemudian Pada tanggal 27/11/2021, keluarga pelaku Kembali ke rumahnya, lalu terjadi keributan. Hari itu juga pihak Polsek Bangun Purba membuat Berita Acara Pemeriksaan terhadap 5 orang korban lainnya.

Lalu tanggal 22/12/2021 lalu pihak Muspika datang untuk mediasi pertama guna perdamaian tetapi menurut Juli  tidak ada hasilnya.

Selanjutnya, dilakukan mediasi kedua yang dilaksanakan pada tanggal 5/1/2022, juga menurut Juli tak ada kesepakatann yang pada akhirnya tanggal 10/11/2022 dilakukan mediasi ketiga.

Pada mediasi ketiga tersebut menurut Juli, pihak keluarga Pelaku meminta agar pelaku di rehabilitasi selama 3 bulan.

Hingga saat ini, masih 5 orang diperiksa pihak kepolisian Polresta Deliserdang Provinsi Sumatera Utara.

Juli Hasnidar Batubara, ibu salah satu korban anak pencabulan melalui media ini memohon keadilan Hukum dan pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut secara serius untuk menyelesaikannya dan pelaku di jebloskan ke Penjara agar tidak lagi korban berikutnya. (S. Hadi PURBA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami