NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Balita Penderita Hidrosefalus, Orang Tua Harapkan Uluran Tangan Dermawan Guna Kesembuhan Sang Buah Hati

BAGIKAN :

NKRI POST.CO, ASAHAN – HIDROSEFALUS adalah kondisi saat terjadinya penumpukan cairan berlebihan di dalam otak. Pada keadaan normal, terdapat cairan otak yang mengisi ruangan-ruangan (ventrikel) di dalam otak dalam jumlah tertentu. Namun, pada hidrosefalus, jumlah cairan otak tersebut berlebihan, sehingga menimbulkan penekanan sel-sel otak dan gangguan saraf.

Beberapa jenis hidrosefalus, antara lain:
Hidrosefalus kongenital, yaitu kelainan bawaan yang terjadi akibat gangguan di dalam kandungan ibu saat hamil, seperti infeksi toksoplasma, kekurangan asam folat, atau penyebab lainnya.

Hidrosefalus yang didapat (acquired hydrocephalus), terjadi karena gangguan di dalam otak, seperti misalnya stroke, radang selaput otak, atau tumor otak. Kemudian, kondisi tersebut menyebabkan sirkulasi cairan otak tersumbat, sehingga terjadi hidrosefalus.

Hidrosefalus terjadi pada usia balita dan lansia, paling sering terhadap balita.
Dalam jangka panjang jika tidak di tangani akan menyebabkan:
1.Epilepsi
2.Gangguan bicara
3.Gangguan penglihatan
4.Penurunan daya ingat.
5.Sulit konsentrasi
6.Gangguan koordinasi gerak tubuh.

Kenali penyebab Hidrosefalus:
– Gangguan penyerapan cairan otak.
– Hambatan aliran cairan otak akibat kelainan
syaraf.
– Radang otak janin akibat infeksi saat dalam
kandungan.
– Pendarahan di dalam otak
– Tumor otak
– Cedera parah di kepala
– Penyakit stroke.

Balita Penderita Hidrosefalus, Orang Tua Harapkan Uluran Tangan Dermawan Guna Kesembuhan Sang Buah Hati

Tim Media NKRI Post berkunjung ke rumah Ibu Rosita yang mempunyai balita berusia 3,5 tahun penderita Hidrosefalus, Kamis 09/09/2021 sekitar pukul 14.30 wib.
Saat di temui di kediamannya, Rosita dengan berurai air mata dan terbata-bata bahwa ia sangat berharap dan menginginkan kesembuhan buah hatinya Ridho.”

Saya menumpang di sini pak, sebelumnya ini rumah saya namun sudah saya jual kepada ipar saya karena untuk perobatan anak saya,” Tutur Rosita.

Sudah setahun ini Rosita tidak membawa anaknya untuk berobat lagi ke rumah sakit karena ketiadaannya dana untuk berobat.
Terakhir kali ia membawa Ridho berobat ke rumah sakit pada tahun 2020 bertepatan dengan tahun baru Imlek.

Menurut penuturannya setiap kali berangkat ke Medan paling tidak saya harus mempunyai dana kurang lebih satu juta rupiah, karena harus Carter mobil pribadi karena tidak memungkinkan untuk naik kendaraan umum.

“Awalnya saya melahirkan prematur, Ridho mempunyai saudara kembar namun saat berumur satu Minggu saudara kembar Ridho meninggal dunia sementara Ridho karena prematur masih berada di inkubator,” terangnya.
Sementara kelainan pada Ridho mulai tampak saat Ridho berumur satu bulan yang di tandai dengan kepala mulai membesar,” jelas Rosita menambahkan.

“Ridho hanya makan SUN, nasi bisa tapi harus di masak bubur dulu, kalau sudah makan SUN terkadang tidak bab sampai satu Minggu dan kalau minum menggunakan dot.
Ridho sering kejang-kejang kadang sampai mengeluarkan darah dari hidung seperti mimisan dan juga mengeluarkan darah dari mata. Untuk menghentikan darah yang keluar paling hanya dengan mengkompres atau pun dengan memberinya Paracetamol, karena untuk ke rumah sakit saya tidak ada biaya,” tutur Rosita sambil berkaca-kaca.

“Semoga ada orang yang tersentuh hatinya yang mau membantu meringankan beban Ibu Rosita demi kesembuhan Ridho buah hatinya .
Karena dengan membantu sesama tidak akan membuat kita menjadi miskin.” Harapnya.

Kabiro: Nurlaili.

Diterbitkan Pada September 9, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami
%d blogger menyukai ini: