Protap Wakil Walikota Tangerang Bak ‘Raja’ Sulit Ditemui, Sangat Disayangkan?
Diterbitkan Kamis, 15 Juli, 2021 by NKRIPOST

NKRIPOST, TANGERANG – Sebuah penampakan yang sungguh miris terlihat pada Kali wilayah kampung aster jalan Yos Sudarso Tangerang yang hampir terlihat seperti tempat Pembuangan akhir (TPA).
Bagaimana tidak, sampah terlihat memenuhi kali tempat aliran air. Seharusnya ditengah kepadatan penduduk, pembenahan kota bersih adalah bagian budaya ramah lingkungan.
Lingkungan kali Kampung Aster tampak kekumuhan, pembenahan lingkungan yang terkontiminasi terkesan ada pembiaran hingga sampah sampai di kali Jalan Yos Sudarso Rt 01 Rw 09, Kelurahan Jurumudi Kecamatan Benda berbatasan dengan Kelurahan”Kebon Besar” Kecamatan Batu Ceper.

Sampah yang terkesan ada pembiaran tersebut membuat team awak media mendatangi kediaman wakil walikota tangerang” H Sachrudin” dikompleks residence Kota Tangerang terkait Sampah dan PPKM
Awak media ini bersama Tim diterima oleh petugas keamanan di kediaman pribadi-Nya H.Sachrudin Wakil Walikota Tangerang.
“Kami menunggu diperkirakan 2 jam di-area balkon lantai dasar.”
Ketika seorang petugas keamanan “meminta kami menunggu,”diruangan tersebut,! kami heran mengapa para tamu didepan kami sangat istimewa,. berjumpa dengan-Nya? sedangkan kami`dari awak media ingin mendapatkan konfirmasi dari-Nya sulit untuk ditemui.”
“Team awak media telah melakukan protap mengisi daftar tamu, yang tercantum didaftar isian itu tertulis dan sesuai dari 4 awak media yang berbeda telah dicantumkan.
Seharusnya petugas keamanan, memberitahukan kehadiran kami! kepada Sachrudin sosok pejabat publik dikenal itu.
Sungguh sangat disayangkan!! Sosok figure pejabat publik Kota Tangerang satu ini**
bagaikan seorang raja yang ring-Nya sangat berlapis**
Padahal ia menyadari,atau pura-pura tidak mengetahui-Nya atas kehadiran kami.”
BACA JUGA:
Menurut beberapa ketua RW yang ditemui awak media, inisial UI RW 04 dan KK RW 02 Berasal dari kota Tangerang memang sosok beliau sulit dijumpainya (Red) wakil walikota.
Bahkan ia mengatakan kalau seorang pengusaha muda sekali menjumpai pungkas ketua RW.”Paparnya.
Pers sebagai pilar keempat memiliki fungsi Kontrol Sosial sehingga seyogyanya, Pejabat publik seharus-Nya menjadi panutan, memberikan contoh yang humanis dan mengayomi untuk masyarakat serta bersosialisasi dengan baik khususnya awak media’ dirangkul* bukan sebalik-Nya alergi dengan kehadiran kami (Media)
