NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Pantas Risma Marah Ancam Kirim Pegawai ke Papua, Datang Disambut Organ Tunggal

BAGIKAN :
Kebersamaan Mensos Tri Rismaharini dengan warga Papua di Surabaya saat Risma masih menjabat sebagai Walikota Surabaya. Foto: lintas24

NKRIPOST, JAKARTA – Informasi terbaru terkait kemarahan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mengancam pegawainya akan di mutasi ke Papua. Ternyata diketahui salah satu penyebabnya Risma marah karena saat datang ke Balai Wyata dirinya disambut organ tunggal.

Saat tiba alunan musik yang berasal dari organ tunggal untuk menyambutnya saat tiba di Balai Disabilitas Wyata Guna Bandung, Jalan Pajajaran, Kota Bandung  langsung menjadi bahan kemarahan Risma yang tengah meninjau fasilitas dapur umum milik Kementerian Sosial tersebut.

Sontak melihat ada organ tunggal yang menyetel lagu, sebagai bentuk penyambutan dari para pegawai Kementerian membuat Risma langsung mengungkap rasa ketidaksenangannya.

Tri Rismaharini (Risma)
Tri Rismaharini (Risma) Foto: Grid health

Di depan para pegawainya, Risma menegur Kepala Balai Disabilitas Wyata Guna Bandung Sudarsono dan meminta agar organ tunggal tersebut dibereskan.

“Ini lagi Bapak, ngapain aku disiapi musik segala, mau tak tendang apa? Emang aku kesenengan apa ke sini?” bentak Risma, seperti dikutip kompas TV Rabu 14 Juli 2021.

Risma marah disambut organ tunggal

Permasalah organ tunggal yang menjadi perhatian atas kemarahan Risma berbuntut pada permasalah lain yang terdapat di balai tersebut. Beberapa perhatian Risam diantaranya cara kerja para pegawainya yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Foto Instagram @surabaya

Selain itu fasilitas memasak yang tidak sesuai menjadi pertanyaan mantan Wali Kota Surabaya terkait manajemen waktu fungsi dapur umum tersebut.

Kementerian Sosial mendirikan dapur umum untuk membantu para tenaga medis dan petugas pemakaman dalam menyiapkan makanan protein, dalam hal ini telur sebagai asupan protein para nakes dan pekerja pemakaman.

Risma meledak di Bandung rendahkan Papua

Kemarahan Risma sendiri meledak saat dirinya mengunjungi Balai Wyata Guna Kota Bandung yang menjadi lokasi dapur umum yang didirikan Kementerian Sosial.

Dapur umum darurat berupa tenda yang dibangun di Balai Wyata berfungsi untuk membantu pasokan makanan bagi para tenaga medis dan petugas pemakaman di tengah pandemi saat ini.

Dari dapur umum ini, Risma mengaku sering mendapat masukan terkait kebutuhan asupan makanan dari Rumah Sakit besar yang sedang berjuang membantu para pasien covid-19.

“Kita coba maksimalkan apa yang menjadi kebutuhan pangan kebutuhan petugas medis di rumah sakit seperti telur, petugas pemakaman juga kita berikan suplai makanan,” ungkap Risma.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Foto: Instagram/@tri.rismaharini
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Foto: Instagram/@tri.rismaharini

Pernyataan Risma tersebut menuai pro dan kontra, tak sedikit pihak menilai apa yang disampaikan politisi PDIP itu sebagai bentuk merendahkan Papua.

“Alam bawah sadar Ibu Risma merendahkan Papua. Tapi tak usah diperpanjang, mudah-mudahan tidak diulangi,” kata politisi Demokrat, Andi Arief di akun Twitternya, Selasa (13/7).

BACA JUGA:

Senator Papua Barat, M. Sanusi Rahaningmas: Risma Tidak Layak Jadi Seorang Menteri

Hal senada juga disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga. Baginya, aksi marah Risma itu bukanlah hal baru, melainkan sudah terjadi sejak masih menjabat sebagai Walikota Surabaya.

Menurut Jamiluddin, kemarahan Risma yang diiringi ucapan tak pantas sangat tidak layak disampaikan seorang menteri.

Presiden Jokowi Di Minta Ganti Mensos Risma

Menteri Sosial, Tri Rismaharini Dan Senator Papua Barat, M.Sanusi Rahaningmas (ist)

Selain itu senator asal Papua Barat. M.Sanusi Rahaningmas juga menuturkan bahwa Risma tidak layak menjadi seorang menteri tapi dipaksakan saja oleh penguasa di negara ini. Karena perilaku dan tutur katanya sama sekali tidak mencerminkan sebagai seorang pejabat Negara setingkat kementerian yang membawahi 34 Dinas setingkat provinsi dan ratusan dinas setingkat kabupaten – kota seluruh Indonesia.

MSR menyampaikan bahwa sikap seorang Menteri dari kalangan perempuan yang dianggap tempramenya tinggi di Indonesia adalah Menteri Sosial, Risma yang juga mantan Wali Kota surabaya itu.

Kepada Menteri Sosial, Sanusi menegaskan bahwa pernyataannya yang viral itu kembali menyakiti hati orang Papua. Karena dari narasinya itu mengibaratkan Papua sebagai tempat terisolir atau tempat buangan orang yang malas kerja sebagai ASN.

BACA JUGA:

Jokowi Presiden Terbaik Sepanjang Sejarah INDONESIA

 

Sanusi juga meminta agar Risma sebagai pejabat negara tidak menggunakan bahasa – bahasa yang menyinggung perasaan orang Papua.

Lebih lanjut, Sanusi Rahaningmas sebagai Senator asal Papua Barat juga melihat bahwa orang Papua jarang mengadu nasib di rantau atau di negeri lain. Tapi justru orang di luar Papua, masyarakat Nusantara lainya banyak berbondong – bondong ke Papua untuk mencari nasib dan merubah kehidupan mereka di tanah papua.

“Termasuk saya ini yang bukan asli Papua tapi 36 tahun lalu saya menginjak tanah Papua untuk mencari pekerjaaan dan merubah hidup masa depan ke arah yang lebih baik.
Alhamdulillah saya mendapatkan apa yang menjadi harapan dan impian saya dan sampai saat ini saya masih bertahan dan hidup meskipun di dalam diri saya mengalir darah campuran dari para leluhur saya asal Kei dan Buton.” Ungkap MSR

MSR meminta hal ini menjadi perhatian Presiden Joko Widodo agar jangan mengangkat seorang Menteri karena faktor emosional dan kedekatan saja, yang akhirnya dalam kepemimpinannya penuh drama dan sandiwara – sandiwara belaka.
Tidak etis seorang Menteri dari kalangan Ibu – ibu yang punya watak dan mental seperti Kemensos Risma.

Untuk itu Sanusi Rahaningmas yang merupakan representasi dari masyarakat Papua Barat meminta Presiden agar mengganti Risma sebagai Menteri Sosial Repubik Indonesia.”.[TIM]

Diterbitkan Pada Juli 14, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami