NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Berbekal Aljimat Huruf Gundul Arab, Polisi Gadungan Ini Hipnotis Korban Nya Hingga Raup Puluhan Juta Rupiah

BAGIKAN :

Nkripost, Muara Enim – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Tim Rajawali Pelopor Polres Muara Enim berhasil mengungkap kasus penipuan dengan modus hipnotis atau gendam dan kini pelaku telah diamankan di Polres Muara Enim. Pengungkapan kasus tersebut langsung disiarkan melalui konferensi Pers di mapolres Muara Enim, jum’at (2/7/21).

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar SIK melalui Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Dharma SIK mengatakan, penangkapan tersangka tersebut merupakan menindaklanjuti adanya laporan dari korban kepada Satreskrim
Polres Muara Enim yang mana korban
telah menjadi korban penipuan hipnotis oleh tersangka dengan TKP di kolam retansi Gor Pancasila Muara Enim pada pukul 09.00 WIB pagi dan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Baca Juga : 

Kompol Imam Ziadi Zaid Terbukti Bersalah, Di Hukum Seumur Hidup

 

” Ya, untuk TSK berhasil kita tangkap kemarin, dan tersangka ini melakukan aksinya berdua, satu orang berinisal (J) yang kini DPO dan untuk modus tersangka sendiri melakukan aksi hipnotisnya yaitu menawarkan barang antik serta mengaku sebagai anggota Polisi Polres Muara Enim,” kata Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Dharma kepada sejumlah awak media.

Dikatakan Kasat Reskrim,bahwa TSK atas nama Bambang Irwanto (45)
yang asalnya dari kabupaten Pali dan tersangka tersebut juga merupakan mantan residivis keluar masuk bui.

“Ya, TSK berhasil kita bekuk di Indralaya Ogan Ilir ditempat kerabatnya, dan pada saat di tangkap tersangka sendiri tidak melakukan perlawanan serta mengakui perbuatanya ,” jelasnya.

Untuk barang bukti berhasil kita amankan yaitu Ialah 2 unit Hp, 1 unit HP merek Apple Iphone Xs Max, 1 unit Hp merek OPPO, 1 unit sepeda motor, 1 stel pakaian korban saat melakukan aksi serta 1 Aljimat huruf gundul arab.
” Untuk tersangka sendiri kita kenakan pasal 378 Undang-Undang KUHP dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara ,” tegasnya.

Baca Juga : 

Polda Jateng Gelar Upacara HUT Bhayangkara ke-75 Secara Virtual dan Sederhana

 

Sementara itu, pelaku BI (45) saat ditanya kepada awak media ini mengatakan dirinya sudah 3 kali melakukan aksinya tersebut, pada saat melakukan aksi tersebut, ia mengatakan berdua bersama temannya.

“Kalau di hipnotis, tidak ada pak, kami cuma nawarke barang bae sama korban, kalau untuk korban, kita spontanitas pak, tidak ada target, ” Dan kami melakukan aksinya berkalobarasi bersama teman aku berpura – pura tawarkan barang dan mengaku sebagai polisi untuk meyakinkan korban ,” pungkasnya.

(Yogie Kemit8)

Diterbitkan Pada Juli 2, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami