NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Kunjungi Asmat, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa Lakukan Ini

Listen to this article

Diterbitkan Senin, 10 Oktober, 2022 by NKRIPOST

Pangdam XVII/Cenderawasih, Papua Mayjen TNI Muh. Saleh Mustafa bersama Satgas Yonif Raider 600/Modang-Pos Agats usai pengarahan

NKRIPOST, ASMAT – Pangdam XVII/Cenderawasih, Papua Mayjen TNI Muh. Saleh Mustafa didampingi Istri Ny. Eka Saleh Mustafa serta rombongan tiba di Agats Asmat dengan menumpangi Helikopter jenis EC-725 AP/Caracal dan disambut oleh Bupati Asmat Elisa Kambu serta jajaran TNI-POLRI di Lapangan Pelabuhan Baru Agats, Senin (10/10/2022).
Turut hadir menjemput Pangdam yakni Danrem 174/ATW Merauke, Brigjen TNI E. Reza Pahlevi bersama istri juga Dandim 1707/Merauke Letkol Inf. Bayu Kriswandito bersama istri dan Kapolres Asmat AKBP Agus Hariadi.

Kunjungan Pangdam bersama Kasdam Brigjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, Staf Ahli Pangdam Kolonel Inf. Joao Xavier Baretto Nunes, Asren Kasdam Kolonel Inf. Saut Edward Tampubolon serta rombongan dari Kodam XVII/Cenderawasih itu dikabarkan untuk melakukan sejumlah agenda kegiatan, diantaranya menghadiri acara Festival Asmat Pokman Ke-35 atas undangan Bupati Asmat, meninjau lokasi pembangunan Kodim Asmat serta memberikan pengarahan kepada prajurit Satgas Yonif Raider 600/Modang-Pos Agats.

Panglima TNI di Papua itu mengaku kunjungannya di Asmat ini merupakan yang pertama kali dan bertepatan dengan Festival Asmat Pokman Ke-35 sehingga bersama rombongan dijadwalkan untuk bermalam agar dapat mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan yang diagendakan, termasuk mengikuti lelang ukiran yang telah dibuka oleh dirinya bersama Bupati Asmat Elisa Kambu serta Uskup Keuskupan Agats Aloysius Murwito OFM di lapangan Yos Sudarso tempat berlangsungnya Festival tersebut.

Pada kesempatan lelang yang dihadiri pimpinan OPD Kabupaten Asmat serta sejumlah tamu undangan lainnya itu, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Muh. Saleh Mustafa juga turut mengambil bagian dalam membeli ukiran seharga belasan juta dalam lelang tersebut sebagai bentuk penghargaan dan apresiasinya terhadap para pengukir di Asmat ini.

Kemudian bersama rombongan Jenderal bintang 2 itu diarahkan menuju penginapan dengan mengendarai motor listrik untuk sejenak istirahat dan santap siang bersama. Setelah itu rombongan Pangdam menuju lokasi pembangunan Kodim Asmat untuk meninjau progres pembangunan yang sedang berjalan, selanjutnya menuju Pos Satgas Yonif Raider 600/ Mdg untuk melihat tempat tinggal para prajurit itu sekaligus memberikan pengarahan kepada mereka di Aula Wiyata Mandala, Agats.

Pada kesempatan pengarahan tersebut, pangdam mengingatkan agar prajurit yang ada untuk bisa menyesuaikan situasi bahkan sesulit apa pun serta mampu beradaptasi dengan kehidupan masyarakat tempat dimana bertugas.
“Prajurit harus mampu bertahan dalam situasi sesulit apa pun. Kalau orang di sini hidup senang dan gembira dalam keterbatasan, kenapa prajurit tidak. Prajurit harus mampu dan bahagia selalu seperti orang orang di sini,” ungkap Mayjen Saleh Mustafa dalam memberikan penguatan kepada para prajuritnya itu.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Papua Mayjen TNI Muh. Saleh Mustafa didampingi Istri Ny. Eka Saleh Mustafa serta rombongan tiba di Agats Asmat

BACA JUGA:

Satgas Yonif Raider 600 Modang Gelar Upacara HUT Ke-77 TNI di Mako Polres Asmat

Provinsi Papua Pegunungan Tak Miliki Batas Laut, Danau di Atas Awan Jejak Air Bah itu Memang Ada

KSAD Dudung: Prajurit TNI Jangan Jadi Ayam Sayur

Ia juga mengingatkan agar senantiasa memegang teguh jiwa Korsa sebagai prajurit dimana ditekankannya agar selalu menjunjung tinggi persaudaraan dan kebersamaan dalam satuan baik dalam suka maupun duka. Bahwasanya parajurit perlu saling menghargai satu sama lain sebagai sesama parajurit bahkan oleh jenderal apa pun. Dikatakannya, semua prajurit adalah sama namun yang membedakan hanyalah tugas dan tanggungjawabnya.
“Namanya prajurit itu kita semua. Dari Prada sampai jenderal. Yang membedakan kita adalah cara menghormati dalam tugas dan tanggungjawabnya yang dipercayakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di jajaran TNI di Daerah Papua ini berpesan agar prajurit TNI yang ada perlu menjaga hubungan dan menjalin relasi yang baik dengan institusi yang lain. Hal tersebut dikemukakannya ditengah persoalan yang menjadi sorotan publik akibat ulah oknum tertentu yang mencoba menciderai bangsa ini.
“Jagalah sikap dan perbuatanmu agar jangan seperti yang kita lihat di berita-berita itu. Nanti kamu sendiri yang rugi, juga institusimu,” pesan Pangdam.

Di akhir pembicaraannya, Mayjend TNI Muh. Saleh Mustafa mengingatkan sekali lagi agar dalam kesibukan apapun jangan melupakan Tuhan. Ia mengatakan, bahwa walaupun berbeda keyakinan namun perlu saling menghargai satu sama lain.

“Yang terkahir, dalam bertugas ingatlah selalu akan Tuhan. Apa pun agamamu, perlu saling menghargai,” pungkas Panglima Kodam XVII Cenderawasih Papua. * (Jefry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved