NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Pejabat Bupati Edy Supriyanta: Angka Stunting Di Jepara Harus Turun

Listen to this article

Diterbitkan Kamis, 26 Mei, 2022 by NKRIPOST

Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta

NKRIPOST.CO, JEPARA – Pejabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta pada awal masa tugasnya memberikan perhatian serius terhadap Penanganan stunting di kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah. Pejabat Bupati Jepara menegaskan penangangan Stuntng harus dimulai dari tingkat bawah, yakni dari desa..

Hal Itu diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta usai meresmikan gedung baru Puskesmas Tahunan, Kabupaten Jepara, Rabu (25/5/2022).

“Saya minta ada penurunan angka stunting di Jepara. Paling tidak sebulan sekali ada laporan tentang stunting,” tegasnya.

Di kesempatan itu, Edy juga mendukung inovasi Puskesmas Tahunan. Di mana, Puskesmas Tahunan memiliki empat inovasi untuk menurunkan angka stunting.

Pejabat (Pj) Bupati Jepara berharap, masyarakat mendapat pelayanan kesehatan sampai tingkat desa. Selanjutnya, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam penanganan stunting.

Setidaknya langkah yang sudah dilakukan dan perkembangannya bisa dilaporkan. Ini sesuai amanat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam menurunkan angka stunting di setiap Kabupaten.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tahunan, dr. Megarini Hesti Aries mengatakan selain meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Kecamatan Tahunan, pihaknya akan fokus pada penanganan stunting.

BACA JUGA:

Pejabat Bupati Jepara, Edy Supriyanta Langsung Tancap Gas

Bupati Dian Kristiandi Tidak Hadiri Pelantikan Penjabat Bupati Jepara, Ada Apa ?

Edy Supriyanta, Pejabat Bupati Jepara Sowan Ke Rumah Ahmad Marzuki

Dijelaskannya, stunting adalah gangguan perkembangan anak yang disebabkan kurangnya asupan nutrisi. Akibatnya, anak memiliki perawakan pendek.

Asupan nutrisi pada seribu hari pertama kelahiran (HPK) dapat berpengaruh pada morbiditas, dan mortalitas. Itu juga berhubungan dengan kinerja intelektual dan kesehatan anak hingga dewasa.

Stunting bisa muncul pada anak sejak berada di dalam rahim (11.2%). Kemudian, setelah lahir hingga berusia 2 tahun (60.6%) dan saat usia 2 tahun sampai 5 tahun (28%). “Dengan adanya gedung baru ini semoga kinerja pegawai Puskesmas Tahunan semakin meningkat. Fokus kita saat ini penanganan stunting di Jepara,” kata dia.***

TONTON VIDEO:

NkriPost – Ponco S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved