Sampah Berserakan Di Area Kota Ende
Diterbitkan Selasa, 18 Januari, 2022 by NKRIPOST

Nkripost, Ende – Sampah berserakan di area Kota Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipastikan menjadi masalah serius ditengah meningkatkan intensitas hujan saat ini.
Sampah-sampah tersebut pasalnya picu genangan air bahkan berdampak banjir di sejumlah titik dalam kota beberapa waktu belakangan. Tak terhindarkan, genangan air tersebut dikabarkan telah menjalar ke rumah-rumah warga kota.
Salah satu yang menjadi korban banjir adalah Yosipus, seorang warga wilayah kelurahan Mautapaga ,kecamatan Ende tengah kabupaten Ende Ende. Rumah Yosiphus digenangi luapan air dari drainase ( parit atau sebagainya) pasca hujan melanda wilayah itu, (15/01/2021).
Kepada awak media, Yosipus mengaku bahwa kondisi itu akan menjadi petaka ditengah permukiman warga jika saja tidak secepatnya diatasi.
Dirinya pun menilai, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak serius menangani masalah sampah yang menjadi pemicu banjir pada sejumlah titik permukiman warga itu.
“Sala satu faktor penyebab banjir itu ialah sampah. Sesuai pengamatan kami, salah satu penyebab banjir ialah sampah. Sampah yang telah penu di drainase, sehingga menyebapkan air meluap di jalan maupun di area dataran rendah,” ujar Yosipus.
Meski demikian, lanjutnya, untuk menyelesaikan persoalan tersebut harus perlu kajian. Kedua instansi terkait, dalam ini DLH dan PUPR Kabupaten Ende. Kedua instansi ini mesti berkolaborasi dalam mecari solusi atasi banjir di kota Ende.
“Bicara sampah wewenang DLH dan bicara drainase wewenang dinas PU. Oleh karena itu, kedua instansi ini harus menemukan solusi. Tetapi kalau kedua instansi tersebut diam, maka Kota Ende akan terus di juluki dengan kota langganan banjir,” katanya.
Dengan begitu, bagi Yosipus, salah satu cara mengatasi banjir saat ini, dengan kembali membenahi peran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah sembari melakukan upaya-upaya pembersihan kotoran sampah yang menghambat jaringan drainase.
“Tidak ada penyebab lain dari banjir di kota Ende. hanya dua faktor saja yaitu sampah dan drainase,sehingga perluh melakukan pembenahan drainase yang suda rusak, dan persiapkan tempat pembuangan sampah “,terang dia
Yosipus berharap kepada kedua instansi terkait itu selalu sigap dalam menangani sampah demi mengatasi banjir di kota Ende.
Hingga berita ini dikeluarkan pihak DLH belum dikonfirmasi (Ian)
