Presiden Prabowo Subianto: Hati dan Doa Kami Bersama Saudara-saudara di NTT yang Sedang Berduka Akibat Gempa Bumi
Diterbitkan Minggu, 16 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya bergerak cepat menangani dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Minggu (16/8/2026) sore, BNPB mencatat 53 orang meninggal dunia dan 135 orang luka-luka.
Sejak Sabtu pagi (15/8/2026), Presiden telah menugaskan tim gabungan tingkat menteri untuk langsung turun ke Labuan Bajo dan Maumere guna memastikan penanganan darurat berjalan cepat.
“Hati Kami Bersama Saudara di NTT”
Dalam pernyataannya melalui akun Facebook @Prabowo Subianto, Minggu (16/8/2026), Kepala Negara menyampaikan duka mendalam.
“Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sedang berduka akibat gempa bumi. Untuk membantu meringankan langkah di masa sulit ini, 50.000 paket bantuan sembako telah kami berangkatkan pada 15 Agustus kemarin,” ujar Presiden Prabowo.
Ia juga menegaskan telah menginstruksikan jajaran terkait untuk hadir langsung di lapangan.
“Saya juga telah meminta jajaran terkait, Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, beserta tim Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom untuk hadir langsung di lapangan. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal,” kata Presiden.
“Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini. Pemerintah akan terus berupaya yang terbaik untuk memulihkan keadaan,” ujarnya.
BACA JUGA:
Presiden Prabowo: Pemerintah Hadir untuk NTT, 50.000 Sembako dan Tim BUMN Diberangkatkan dari Halim
Hal tersebut juga sebelumnya telah disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (15/8/2026) malam.
“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Teddy.
Berikut 7 pejabat yang diterjunkan ke lokasi bencana:
1. Menko PMK Pratikno – Koordinator Penanganan
2. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
3. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo
4. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
5. Kepala Basarnas Marsdya TNI Kusworo
6. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono
7. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono
Selain itu, turut diberangkatkan tim teknis dari BUMN: PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog untuk memulihkan listrik, komunikasi, BBM, dan distribusi pangan.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar, pemerintah mengirimkan bantuan logistik tahap awal. Sebanyak 50.000 paket sembako Bantuan Presiden (Banpres) diberangkatkan menggunakan pesawat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Maumere pada Sabtu siang.
“Bantuan tersebut akan didistribusikan melalui posko BNPB dan TNI di titik-titik pengungsian,” imbuh Seskab Teddy.
Pemerintah juga menyiapkan tambahan bantuan berupa tenda, velbed, obat-obatan, dan air bersih pada gelombang berikutnya.
BACA JUGA:
Pemprov Sumbar Siapkan Bantuan Rendang untuk Korban Gempa NTT, Target Awal 1 Ton
Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8/2026) sore, Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari* merinci korban meninggal dunia tersebar di:
Kabupaten Manggarai 25 jiwa, Manggarai Timur 20 jiwa, Sikka 4 jiwa, Ende 2 jiwa, Manggarai Barat 1 jiwa, dan Nagekeo 1 jiwa.
Untuk korban luka, total 135 jiwa yang dirawat. Rinciannya: Manggarai Timur 21 luka berat dan 59 luka ringan, Manggarai 17 luka berat dan 20 luka ringan, Sikka 12 jiwa, dan Manggarai Barat 6 luka berat.
Abdul Muhari juga memastikan saat ini tidak ada laporan warga hilang. Namun Basarnas tetap menyiagakan personel di 7 kabupaten terdampak.
Gempa terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WITA dan menyebabkan kerusakan infrastruktur, akses jalan longsor, serta sejumlah puskesmas rusak.
“Pemerintah terus bergerak cepat menangani saudara-saudara kita di NTT. Seluruh unsur TNI, Polri, BNPB, Basarnas, Pemda, dan masyarakat bahu-membahu agar pemulihan bisa berjalan cepat dan tepat,” pungkas Teddy.***
