NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Gubernur Mahyeldi: Festival Barongsai Internasional Perkuat Ekonomi dan Harmoni di Kota Tua Padang Sumbar

Listen to this article

Diterbitkan Minggu, 16 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

NKRIPOST PADANG – Festival Barongsai Internasional 2026 resmi dibuka di kawasan Pondok, Kota Tua Padang, Sabtu (15/8/2026). Event internasional ini diikuti delegasi dari 7 negara dan diprediksi mampu menggerakkan perputaran ekonomi di Kota Padang hingga Rp45 miliar.

Pembukaan dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Wali Kota Padang Fadly Amran dan pihak Hotel Taplau Taruko (HTT) Padang.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyebut Kota Tua Padang memiliki potensi besar sebagai ruang pelestarian sejarah, budaya, sekaligus penggerak pariwisata dan ekonomi masyarakat.

“Kota Tua bukan sekadar kawasan bangunan bersejarah. Di sini ada perjalanan panjang tentang perdagangan, perantauan, interaksi sosial, dan kehidupan berbagai kelompok masyarakat yang membentuk karakter Kota Padang,” ujar Mahyeldi.

Ia menekankan pengembangan Kota Tua harus dilakukan dengan tetap menjaga karakter sejarah dan harmoni masyarakat yang telah tumbuh ratusan tahun.

“Kota Tua adalah bagian dari sejarah dan identitas kita. Mari kita jaga warisannya, sekaligus menjadikannya ruang yang hidup bagi budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Festival ini, menurut Mahyeldi, menjadi momentum untuk memperkuat harmoni masyarakat multi-etnis sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kota Padang ke kancah internasional.

Ia mengapresiasi kehadiran delegasi, atlet, pelatih, juri, ofisial, dan tamu dari 7 negara.

“Selamat datang di Padang. Semoga seluruh delegasi mendapatkan pengalaman yang baik dan membawa pulang kesan positif tentang Sumbar,” ucapnya.

Mahyeldi juga menyoroti keberagaman etnis di Kota Tua sebagai kekuatan. Komunitas Tionghoa, India, Nias, Sunda, Batak, Mandailing, Ambon, Melayu dan lainnya telah menjadi bagian dari perjalanan Kota Padang.

“Yang kita bangun bukan hanya festival, tetapi kolaborasi. Budaya terjaga, masyarakat bergerak, dan ekonomi tumbuh,” tegasnya.

Ia mendorong generasi muda, komunitas sejarah, perguruan tinggi, dan pelajar untuk aktif mendokumentasikan Kota Tua lewat fotografi, videografi, dan media sosial agar nilai sejarahnya semakin dikenal luas.

BACA JUGA:

Pemprov Sumbar Siapkan Bantuan Rendang untuk Korban Gempa NTT, Target Awal 1 Ton

Sementara itu Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan seni dan budaya adalah identitas kota. Keberagaman budaya juga menjadi modal memperkuat visi Padang sebagai destinasi gastronomi dunia melalui konsep “Taste of Padang Experience”

“Berdasarkan perkiraan kami, ada sekitar Rp45 miliar perputaran ekonomi di Kota Padang dari berbagai rangkaian kegiatan dalam beberapa hari terakhir,” ungkap Fadly.

Ia merinci, Kota Tua Festival 2026 menghadirkan beragam kegiatan: Kejuaraan Barongsai Internasional, atraksi naga, wushu, seni 4 etnis, Sipasan, Zumba, donor darah, bazar kuliner dan produk kreatif, Kota Tua Run and Fun Walk, hingga pertunjukan musik.

“Rangkaian ini membuka ruang bagi masyarakat, komunitas, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif untuk terlibat dan memperoleh manfaat ekonomi,” jelas Fadly.

Ia berharap Kota Tua Festival terus berkembang sebagai agenda tahunan yang memperkuat harmoni, persahabatan internasional, menggerakkan UMKM, dan menjaga warisan budaya Kota Padang.***

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved