Kapolri: Jembatan Merah Putih Presisi Buka Akses Ekonomi dan Pendidikan di Pedesaan
Diterbitkan Sabtu, 15 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melaporkan capaian besar program Jembatan Merah Putih Presisi dalam acara peresmian jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/8/2026).
Dalam laporannya, Kapolri menyebut Polri secara swadaya telah membangun dan merevitalisasi 895 unit Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di 30 Polda se-Indonesia.
Dari jumlah itu, 874 jembatan telah selesai 100%, 17 jembatan masih tahap pembangunan, dan 4 jembatan masih tahap perencanaan.
Kapolri merinci, 874 jembatan yang telah selesai memiliki total panjang 19,2 kilometer.
“874 jembatan yang telah selesai dibangun menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan manfaat bagi 2 juta orang, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum,” ujar Kapolri.
Menurutnya, program ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah 3T dan pedesaan.
“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi memberikan multiplier effect. Kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, akses pelajar ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” kata Kapolri.
Banten Tertinggi, Disusul Jabar dan Riau
Secara wilayah, Polda Banten menjadi yang terbanyak dengan 145 jembatan sepanjang 3 km. Infrastruktur itu menghubungkan 203 desa dan bermanfaat bagi 500 ribu jiwa.
Wilayah lain dengan capaian tinggi:
1. Polda Jawa Barat: 137 jembatan
2. Polda Riau: 110 jembatan
3. Polda Jawa Tengah: 86 jembatan
4. Polda Sumatera Selatan: 81 jembatan
Di Polda lain rata-rata dibangun 20 hingga 30 jembatan.
Selain pembangunan reguler, Polri juga membangun 39 jembatan khusus pemulihan bencana di Pulau Sumatera. Dari jumlah itu, 6 unit adalah Jembatan Bailey: 4 di Aceh dan 2 di Sumatera Barat.
“Pembangunan ditujukan untuk memulihkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas, serta menghubungkan kembali wilayah yang terdampak bencana,” jelas Kapolri.
Peresmian secara simbolis dipusatkan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jembatan ini menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari dan langsung dirasakan manfaatnya oleh 8.000 jiwa.
Dalam kegiatan yang sama, Polri juga menyalurkan bantuan sosial:
1. 7.500 paket sembako
2. 1.000 paket tas pelajar
3. 140 kacamata gratis
4. Layanan SIM gratis
5. Bakti kesehatan

BACA JUGA:
4 Jembatan Garuda di Belu-Malaka Hampir Rampung, Akses Warga Perbatasan Segera Terbuka
Kapolri menegaskan pembangunan infrastruktur ini sejalan dengan arahan Presiden agar aparat negara hadir di tengah rakyat.
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujarnya.
Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang hadir dan memberi semangat kepada personel TNI-Polri.
“Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.
—
