NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Dr. Iswadi: Prabowo Masih Paling Kuat di Pilpres 2029, Perebutan Kursi Wapres Justru Paling Terbuka

Listen to this article

Diterbitkan Sabtu, 18 Juli, 2026 by NKRIPOST

Dr. Iswadi, M.Pd. (Dok. Pribadi)

NKRIPOST JAKARTA – Pengamat Kebijakan Publik Dr. Iswadi memprediksi Presiden Prabowo Subianto masih berada di posisi terkuat untuk Pilpres 2029. Namun ia menilai pertarungan paling sengit justru akan terjadi pada perebutan kursi Wakil Presiden.

Menurut Iswadi, status sebagai petahana memberikan keuntungan strategis besar bagi Prabowo. Keuntungan itu tidak dimiliki kandidat lain.

“Posisi sebagai presiden memberikan kesempatan untuk menunjukkan kepemimpinan secara langsung, merealisasikan program pembangunan, memperkuat stabilitas nasional, serta membangun kepercayaan publik melalui capaian pemerintahan yang dirasakan masyarakat,” ujar Iswadi kepada wartawan di Jakarta, Kamis 17/7/2026.

Iswadi menilai kunci kemenangan petahana bukan lagi sekadar popularitas. Masyarakat 2029 akan lebih rasional dan menagih hasil kerja nyata.

“Apabila tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan tetap terjaga dan berbagai program prioritas nasional mampu memberikan manfaat nyata, maka Prabowo berpotensi berada pada posisi yang sangat kuat dalam menghadapi Pilpres 2029,” jelasnya.

Dalam sistem demokrasi modern, kata dia, publik akan menilai 4 hal utama:
1. Sejauh mana kebijakan menjawab kebutuhan publik
2. Peningkatan kesejahteraan
3. Stabilitas ekonomi
4. Rasa aman dalam berbangsa dan bernegara

“Ke depan, masyarakat tidak hanya melihat siapa yang populer, tetapi siapa yang mampu bekerja secara nyata,” tegasnya.

Berbeda dengan capres, Iswadi memprediksi kursi cawapres 2029 akan menjadi arena kompetisi paling terbuka.

“Perhatian publik tidak hanya akan tertuju pada persaingan calon presiden. Justru, kompetisi menuju kursi wakil presiden diperkirakan akan menjadi salah satu dinamika politik yang paling menarik dalam beberapa tahun ke depan,” katanya.

BACA JUGA:

Bangsa Kepiting Jadi Alarm, Dr. Iswadi Sebut Prabowo Butuh Semangat Bangsa Lebah untuk Percepat Kinerja dan Wujudkan Janji Kampanye

Ia menyebut posisi wapres kini naik kelas. Tidak cukup hanya populer, figur wapres harus punya 4 kapasitas:
1. Kapasitas Kepemimpinan: Mampu jadi mitra strategis presiden
2. Pengalaman Pemerintahan: Memahami birokrasi dan mempercepat program nasional
3. Kemampuan Manajerial: Hadir memberi solusi atas persoalan bangsa
4. Kecakapan Koordinasi: Membangun komunikasi lintas sektor dan partai politik

Iswadi melihat karakter pemilih Indonesia sudah berubah. Dengan akses informasi dan pendidikan yang lebih tinggi, pemilih 2029 akan lebih kritis.

“Popularitas semata tidak lagi jadi faktor dominan. Rekam jejak kepemimpinan, integritas, kompetensi, kemampuan mengambil keputusan, serta keberhasilan menjalankan tugas publik akan menjadi pertimbangan utama,” ujarnya.

Kondisi ini membuka peluang bagi tokoh baru dari berbagai latar belakang. Tidak hanya politisi, tapi juga birokrat, akademisi, profesional, pelaku usaha, hingga generasi muda.

“Ini mencerminkan semakin terbukanya ruang kompetisi politik di Indonesia. Masyarakat memberi kesempatan kepada siapa pun yang punya kemampuan, integritas, serta rekam jejak baik untuk tampil sebagai pemimpin nasional,” jelasnya.

Menurut Iswadi, ada 3 variabel utama yang akan menentukan hasil Pilpres 2029:
1. Kinerja Pemerintahan: Keberhasilan program Prabowo-Gibran sampai 2028
2. Konsolidasi Koalisi: Kemampuan membangun komunikasi politik dan koalisi partai yang solid
3. Dinamika Global: Ekonomi nasional, geopolitik, stabilitas keamanan, dan hubungan antarpartai

“Seluruh figur yang saat ini diperbincangkan sebagai calon wakil presiden masih punya kesempatan sama. Dengan waktu yang masih panjang, setiap tokoh bisa memperkuat rekam jejak, memperluas jaringan politik, dan menunjukkan kapasitas lewat kontribusi nyata,” katanya.

Iswadi mengingatkan tantangan Indonesia ke depan akan semakin berat. Dibutuhkan pemimpin yang adaptif, kolaboratif, dan punya visi jangka panjang.

“Indonesia butuh kepemimpinan yang mampu membangun kolaborasi lintas sektor, memperkuat daya saing ekonomi, meningkatkan kualitas SDM, serta menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global,” tegasnya.

Ia menutup dengan catatan bahwa prediksi ini bersifat dinamis.
“Pilpres 2029 masih panjang. Namun apabila melihat kondisi saat ini, Prabowo Subianto masih berada pada posisi yang sangat kuat sebagai calon presiden. Sementara itu, persaingan menuju kursi wakil presiden diperkirakan akan menjadi arena kompetisi yang paling terbuka dengan munculnya banyak figur potensial dari berbagai latar belakang,” tutup Dr. Iswadi.–

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved