Ketua KPUD Kota Batam Diduga Ngamuk Hingga Tendang Meja Didepan Wanita
Diterbitkan Jumat, 9 Februari, 2024 by NKRIPOST

NKRIPOST BATAM – Viral beredar luas di jejaring media sosial, sebuah video memperlihatkan diduga Ketua KPU Kota Batam, Mawardi mengamuk di gudang logistik, tempat penyimpanan logistik Pemilu 2024.
Video yang diduga direkam menggunakan handphone melalui layar kamera pengawas berdurasi kurang dari satu menit itu, memperlihatkan beberapa orang wanita berkumpul seperti sedang mengerjakan sesuatu.
Namun, saat wanita berbaju hitam, berkerudung putih meletakkan satu kotak kardus ke lantai dengan cara dilemparkan, tiba-tiba orang yang diduga Ketua KPU Batam Mawardi langsung menunjuk ke arah wanita tersebut.
Tidak berhenti di sana, ia juga langsung menendang dan membalikkan dua meja yang ada di sana.
Dari video, dia juga pergi menuju ke arah kumpulan wanita tersebut dan terlihat menendang sesuatu yang ada di dekat wanita-wanita tersebut.
Kemudian, ia terlihat cekcok dengan wanita berbaju hitam tadi sambil menunjuk-nunjuk ke arah lain sembari meninggalkan tempat tersebut.
Baca juga: Beredar Video Hasil Hitungan Suara Pilpres 2024 di Luar Negeri di Medsos, KPU: Tidak Benar
BACA JUGA:
Ketua DKPP Heddy Lugito: Vonis Pelanggaran Kode Etik KPU Tidak Pengaruhi Pencalonan Gibran
Duh!! Rocky Gerung Komentari Debat Capres Sebut Ganjar Itu Bangsat
Terpisah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau telah menemui jajaran KPU Batam untuk membahas rekaman CCTV yang memperlihatkan Ketua KPU Batam mengamuk menendang meja dan memarahi petugas di gudang logistik pemilu, Kota Batam.
Ketua KPU Provinsi Kepri Indrawan Susilo Prabowoadi mengeklaim tidak ada permasalahan serius di KPU Batam. Menurutnya, hal itu hanya dinamika yang biasa terjadi di lingkungan kerja.
“Hari ini (Kamis, 8/2) kami hadir untuk duduk bersama dengan anggota KPU Kota Batam dalam rangka meneguhkan hati bahwa tidak ada persoalan yang serius di antara kami,” ujar Indrawan dikutip Antara, Jumat (9/2).
Indrawan juga menyebut seluruh jajaran KPU Batam solid dalam pelaksanaan Pemilu di Batam. Namun dia tak menyebu perilaku Ketua KPU Batam salah atau tidak.
“Anggota KPU dan sekretariat dalam posisi yang solid, tidak seperti yang tergambar dalam video itu,” ujarnya.
Indrawan mengatakan bahwa klarifikasi tersebut juga merupakan bentuk pembinaan kepada jajaran KPU Kota Batam sehingga pihaknya dapat mengetahui kronologis yang sebenarnya terjadi.
“Kejadiannya sekitar 3 hari atau 4 hari yang lalu. Tidak ada masalah yang serius seperti di video itu karena semua sudah diselesaikan dan dibicarakan,” klaimnya.
Indrawan mengungkapkan bahwa tindakan yang tergambar dalam video CCTV itu merupakan spontanitas karena kelelahan.
“Batam ini ‘kan bebannya 60 persen bagi Kepri, baik itu pemilihnya, logistiknya, maupun penyelenggaranya. Spontanitas seperti itu merupakan hal yang bisa dimaklumi,” tandasnya.***
