Tragedi di Pengadilan Agama: Satpam Pahlawan yang Meninggal Setelah Melerai Pertengkaran
Diterbitkan Rabu, 30 Agustus, 2023 by NKRIPOST

NKRIPOST BUKITTINGGI – Kejadian tragis mengguncang Pengadilan Agama Gulai Bancah pada selasa 29 agustus 2023 di Kota Bukittinggi ketika seorang satpam berani menghentikan pertengkaran di tengah sidang di pengadilan agama kota bukittinggi sehingga, akhirnya meregang nyawa.
Pria berjuluk pahlawan ini adalah Arahman, seorang satpam berusia 48 tahun, yang berani menghadapi pertikaian di Tengah-tengah pengadilan tersebut.
Kisah ini dimulai ketika sidang di Pengadilan Agama Gulai Bancah tengah berlangsung. Pertikaian antara dua pihak yang bersengketa semakin memanas, mengancam proses hukum yang sedang berjalan. Tanpa ragu, Arahman, seorang satuan pengamanan (Satpam) yang telah lama bekerja sebagai satpam di pengadilan itu, melangkah maju untuk melerai pertengkaran tersebut.
Namun, tindakan berani Arahman untuk menghentikan pertikaian itu memiliki akibat yang memilukan. Tiba-tiba, pria ini terlihat merasa tak enak dan sesak napas. Rekan-rekan di sekitarnya segera memberikan pertolongan pertama dan memanggil bantuan medis. Sayangnya, upaya mereka tidak berhasil. Arahman dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

BACA JUGA:
Ditemukan Wanita Di Sukabumi Tewas Dengan Leher Terlilit Kabel
WN Tabrak Warga Hingga Tewas Di Bali Tujuh Saksi Di Periksa Polisi
Polisi Tunggu hasil Autopsi Siswa MTs Blitas Yang Tewasl Dianiaya
Identitas Arahman sebagai pahlawan pun semakin diperkuat oleh fakta bahwa ia diduga mengidap penyakit jantung. Rekan-rekan sekerja dan teman-temannya mengungkapkan bahwa Arahman pernah mengeluhkan masalah kesehatan sebelumnya, namun ia tetap setia menjalankan tugasnya sebagai satpam dengan penuh dedikasi.
Jenazah Arahman kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bukittinggi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Rencananya, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Tarok Dipo setelah pemeriksaan selesai.
Kematian tragis Arahman telah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman-teman, dan rekan-rekan kerjanya. Ia akan dikenang sebagai sosok pemberani yang tidak ragu menghadapi konflik demi menjaga kedamaian di pengadilan. Semua yang mengenalnya berharap agar pengorbanannya tidak terlupakan dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja kita
(R.sati)
