Menantikan Cahaya: Kisah Desa Naukae dan Tantangan Listrik di Indonesia
Diterbitkan Kamis, 8 Mei, 2025 by NKRIPOST

NKRIPOST TTS – Dalam kegelapan Desa Naukae, yang mencerminkan kondisi paradoks di Indonesia terungkap. Meski telah berusia 75 tahun merdeka, masih ada sudut-sudut negeri ini yang terpinggirkan dari cahaya listrik. Ratusan masa dari Desa Naukae, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten TTS, Provinsi NTT, telah melakukan langkah yang tak terhitung untuk mendatangi ULP SoE, PLN, dengan harapan mengalirkan cahaya kehidupan ke desa mereka.
Hari ini, tepat pada tanggal 8 Mei, langkah tersebut kembali mereka lakukan. Ketua pospera TTS mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan ini, yang menjadi kunjungan ke-8 mereka ke PLN SoE. Sebuah perjuangan yang membutuhkan ketabahan dan kerja keras untuk menembus kegelapan literal dan figuratif yang menyelimuti Desa Naukae.
Ironisnya, meski telah ada warga yang dengan setia membayar harga meteran listrik, upaya mempercepat aliran listrik masih terkendala. Meteran-materan yang seharusnya menjadi jembatan menuju terang tak kunjung dipasang. Manajer ULP SoE menegaskan, “Tanggung jawab kami adalah untuk melayani dan menyediakan jaringan listrik yang baru. Kami telah memulai prosesnya, namun terdapat tahapan-tahapan yang harus kami lewati.”
BACA JUGA:
Di tengah perjuangan ini, muncul tantangan lain yang tak kalah mengganggu. Banyaknya kasus penipuan dengan modus pura-pura petugas PLN telah menghantui warga. Manajer ULP SoE mengingatkan,
“Hati-hati dan waspada. Jangan mudah percaya pada petugas PLN gadungan yang sering mengelabui dengan menggunakan ID card dan seragam PLN palsu.” Sebuah peringatan yang menambah kompleksitas perjuangan mendapatkan cahaya di Desa Naukae.
Kisah perjuangan ratusan masa dari Desa Naukae ini menjadi cerminan dari realitas yang masih menggelayut di sebagian negeri ini. Sebuah perenungan akan makna kebersamaan, ketabahan, dan harapan. Semoga cahaya akan segera menyinari Desa Naukae dan setiap sudut Indonesia yang masih berjuang demi gairah hidup yang lebih terang.***(DoA)
