Direktur Bersama Staff RSUD Cibinong Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H Tahun 2025
Diterbitkan Jumat, 28 Maret, 2025 by NKRIPOST
Idul Fitri secara bahasa terdiri dari dua suku kata bahasa Arab yaitu “id” dan “al-fitri”. Seperti ditulis laman Kemenkeu, id secara bahasa berasal dari kata aada – ya’uudu, yang artinya kembali. Hari raya disebut ‘id karena hari raya terjadi secara berulang-ulang, dimeriahkan setiap tahun, pada waktu yang sama.
Sementara mengutip laman NU Online, al-fitri diambil dari kata dasar fitrah yang mempunyai tiga arti yaitu suci, asal kejadian, dan agama yang benar.
Sehingga bisa dipahami, bahwa idul fitri berarti kembali kepada kesucian, suci itu sendiri mempunyai tiga makna yaitu indah, baik, dan benar.
Cendikiawan Islam, Nurcholish Madjid dalam tulisannya bertajuk Makna Idul Fitri menjelaskan bahwa Allah menyediakan bulan puasa supaya umatNya dapat menyucikan diri. Membuat diri kembali suci. Sehingga bulan puasa bukan saja bulan suci tetapi bulan penyucian.
Dan bagi mereka yang berhasil menjalankan ibadat puasa dengan iman, yaitu dengan penuh percaya kepada Allah SWT dan ihtisāb, yang berarti mawas diri, menghitung diri sendiri atau introspeksi.
Nabi menjanjikan kalau muslim berhasil melewati bulan Ramadhan, maka seluruh dosanya yang lalu akan diampuni oleh Allah SWT. Dan konsekuensinya pada waktu selesai berpuasa, yaitu pada tanggal 1 Syawal, ibarat dilahirkan kembali (born again).
Itulah yang umat Islam rayakan dengan Idul Fitri. Kembalinya fitrah kepada diri, dan muslim pun harus tampil sebagai manusia suci dan baik in optima forma, sebaik-baiknya kepada sesama manusia, juga kepada sesama makhluk.
Di Indonesia, penentuan Idul Fitri 2023 atau 1 Syawal 1444 H sepertinya akan ada perbedaan antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) dengan Muhammadiyah.
Perkiraan Idul Fitri 2023 versi pemerintah dan NU baru dapat dipastikan dari sidang Isbat Lebaran Kementerian Agama (Kemenag RI) pada Kamis, 20 April 2023. Sementara, Muhammadiyah sudah memastikan Lebaran atau Idul Fitri akan jatuh pada Sabtu, 22 April 2023.
Muhammadiyah memang tidak perlu menunggu kapan sidang Isbat Lebaran 2023. Pasalnya, organisasi tersebut sudah memiliki kalender tersendiri yang diperoleh dari hasil hisab hakiki wujudul hilal. Sedangkan, NU mengutamakan metode rukyatul hilal melalui melalui observasi dari sejumlah titik pengamatan.
BACA JUGA:
Keistimewaan Dan Kemukjizatan Al-qur’an Sebagai Pedoman Hidup Ummat Islam
Boleh Mudik, Presiden Jokowi Akan Sholat IdulFitri di Yogyakarta
Idul Fitri adalah Hari Raya yang dinanti umat Islam di seluruh dunia dengan bahagia dan sukacita. Mereka berbagi kegembiraan dengan saling mengucapkan selamat Idul Fitri dalam bahasa dan kata masing-masing wilayah.
Salah satu hal yang kerap dilakukan saat Idul Fitri tiba adalah saling mengucapkan selamat idul fitri sambil bermaafan, baik itu via chat atau dijadikan caption pada media sosial.
BACA JUGA:
Seluruh Jajaran dan Staff RSUD Cibinong Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri
Tingkatkan Layanan Unggulan, RSUD Cibinong Luncurkan Aplikasi Bogor Hade
Idul Fitri, juga dikenal sebagai Hari Raya Puasa, adalah hari raya yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia untuk menandai akhir dari bulan Ramadan, bulan puasa Islam.
Sejarah Idul Fitri
1. Asal-Usul: Idul Fitri berasal dari kata “id” yang berarti “hari raya” dan “fitri” yang berarti “berbuka puasa”. Hari raya ini telah dirayakan oleh umat Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW.
2. Zaman Nabi Muhammad SAW: Pada zaman Nabi Muhammad SAW, Idul Fitri dirayakan dengan cara berbeda-beda. Pada awalnya, Idul Fitri dirayakan dengan cara berpuasa pada hari pertama Syawal, bulan setelah Ramadan. Namun, kemudian Nabi Muhammad SAW memerintahkan umat Islam untuk berbuka puasa pada hari pertama Syawal.
3. Abad Pertengahan: Pada abad pertengahan, Idul Fitri menjadi hari raya yang penting bagi umat Islam. Pada hari ini, umat Islam melakukan shalat Idul Fitri, memberikan zakat fitrah, dan berkumpul dengan keluarga dan teman-teman.
4. Masa Modern: Pada masa modern, Idul Fitri tetap menjadi hari raya yang penting bagi umat Islam. Pada hari ini, umat Islam melakukan shalat Idul Fitri, memberikan zakat fitrah, dan berkumpul dengan keluarga dan teman-teman.
Tradisi Idul Fitri
1. Shalat Idul Fitri: Umat Islam melakukan shalat Idul Fitri pada pagi hari, biasanya di masjid atau lapangan terbuka.
2. Zakat Fitrah: Umat Islam memberikan zakat fitrah, yaitu zakat yang diberikan pada hari Idul Fitri untuk membersihkan diri dari dosa-dosa.
3. Kumpul Keluarga: Umat Islam berkumpul dengan keluarga dan teman-teman untuk merayakan Idul Fitri.
4. Makanan Khas: Umat Islam menyajikan makanan khas, seperti ketupat, lemang, dan kue-kue lainnya.
Makna Idul Fitri
1. Kemenangan: Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam yang telah berhasil menyelesaikan puasa Ramadan.
2. Pembersihan Diri: Idul Fitri merupakan hari untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan memulai hidup yang baru.
3. Kesadaran: Idul Fitri merupakan hari untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya berpuasa dan berbuat baik.***
