Bob Sadino Cuek Hadapi Soeharto Pakai Celana Pendek, Siapakah Dia?
Diterbitkan Senin, 25 September, 2023 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Bob Sadino menjadi salah satu nama pengusaha yang tumbuh dan besar pada era kekuasaan Presiden Soeharto.
Saat Soeharto mulai berkuasa, Bob Sadino yang saat itu berusia 33 Tahun memutuskan untuk keluar dari pekerjaan sebelumnya.
Roda kehidupan berputar, Bob Sadino menjelma jadi pengusaha besar di zaman Presiden Soeharto berkuasa.
Celana pendek, mungkin itulah ikon yang sangat membekas pada sosok pria kelahiran tahun 1933 itu hingga akhir hayatnya.
Selain itu, pemilik nama asli Bambang Mustari Sadino melekat dengan quotes yang sampai hari ini mudah ditemui di media sosial.
Layaknya pengusaha sukses, quotes Bob Sadino ‘laris manis’ dipakai oleh semua orang yang kagum padanya.
Tapi rupanya tak semua orang suka pada pengusaha yang dekat dengan Soeharto itu terlebih soal kata-kata mutiaranya.
“Nder, elo tetah kuliah dah, jangan ngadi-ngadi enggak mentingin IPK,” tulis akun mazzini_gsp di awal, seperti dikutip, 25 September 2023.
Sampai akhirnya sosok itu menuliskan sesuatu yang cukup menohok soal siapa Bob Sadino masa lalu.
“Terlepas dari pintarnya Bob Sadino lihat peluang bisnis, tapi Bob lahir dari keluarga ekonomi mapan, Bapaknya amternaar,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Dipolisikan Putri Eks Terpidana BLBI, Kakek Lansia 83 Tahun Minta Perlindungan Hukum Ke Presiden
Lalu pria yang termasuk kroni Soeharto ini juga kabarnya sudah mewarisi semua harta kekayaan ketika ayahnya meninggal dunia.
“Pas Bapaknya wafat, hartanya dikasih ke Bob Sadino, makanya enteng dia bikin quotes begini,” ketusnya.
Dalam banyak sumber, termasuk salahsatu buku yang diulas dalam lama Gramedia, ayah kandung Bob Sadino merupakan PNS-nya era Hindia Belanda.
Karena itu pria kelahiran Lampung ini dinilai cukup punya akses finansial dan pendidikan, walaupun ia tak menyelesaikan studinya di Universitas Indonesia.
Terlebih orang dekat Soeharto yang sukses dengan bisnis ayam dan pangan ini pernah bekerja cukup lama di Unilever dan Dloyd di Belanda hingga Jerman.
Tapi di luar itu semua, cerita soal Bob Sadino dan kedekatannya dengan Soeharto seakan terus terjaga.***(hops)
