NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Bencana Gunung Bergeser di NTT Menggusur Etika dan Keadilan Sosial

Listen to this article

Diterbitkan Kamis, 23 Februari, 2023 by NKRIPOST

Ibu Yulianti asal Kabupaten Malaka mengeluhkan anak balitanya kehabisan susu pada anggota polisi jaga di lokasi bencana dan Pembagian Kalender Partai di Lokasi Bencana Gunung Bergeser Takari NTT.

NKRIPOST, NTT – Tingginya curah hujan yang terjadi hampir setiap hari hadirkan bencana terputusnya akses jalan negara antar kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menghubungkan Timor Leste, kabupaten Belu, Malaka, TTU, TTS, Kupang dengan kota kupang yang juga merupakan ibu kota Provinsi NTT.

Terpantau awak media Nkripost Bencana bak Gunung Bergeser pada hari rabu (22/02/2023) dititik putusnya akses jalan negara ini tepatnya di kecamatan Takari kabupaten Kupang terlihat sangat sibuk operator alat berat excavator yang tak henti hentinya mengeruk tumpukan material tanah runtuh yang menutup badan jalan negara di jalur Timor Raya di sela hiruk pikuknya pergerakan lalulintas kendaraan bermotor yang antri melintasi badan jalan tanah liat nan licin menguji adrenalin setiap pengemudi kendaraan bermotor bermuatan penumpang (manusia), sembako hingga hasil bumi dan bahan bangunan yang terkadang banyak tak lolos melintas

Tampak jelas sejak hari selasa 21 februari 2023 hingga rabu 22 februari 2023 dari total jarak lebih kuang 150 meter lintasan jalan yang tertutup pergeseran tanah gunung terjadi banyak kejanggalan dan ketimpangan perlakuan sosial manusia misalnya tagihan jasa penyebrangan barang, kendaraan hingga jenasah dengan biaya yang sangat fantastis.

Pada hari selasa 21/02/2023 mobil yang ditumpangi awak media yang sudah sejak pagi jam 10 pagi berkesempatan menjajal jalanan nan licin terguyur hujan tak lolos pada titik puncak tanjakan kurang dari 5 meter saat putaran roda terhenti menyerah berputar terbantu didorong oleh beberapa orang muda dan separuh baya ditebus jasanya seratus ribu rupiah

Sebagaimana terpantau di lokasi longsor , dibawah guyuran hujan tak bersahabat masih ada oknum warga muda sekitar lokasi bencana berseliweran tak bersahabat menambah jejeran macet dalam antrian panjang dari timur maupun barat menawarkan jasa penyebrangan dengan harga mencekik para tamu pelintas jalan Timor Raya

Waka Polres Kupang, Kompol Yulius Lau yang ditemui awak media di lokasi longsor yang langsung mengatur pengamanan dan buka tutup akses jalan dibawah terik panas matahari mengatakan pihaknya akan bertindak tegas terhadap setiap tindakan yang melawan hukum di tempat bencana.

“Untuk sisi keamanan yang pasti bahwa kami dari pihak polres kupang tidak mentolerir tindakan premanisme dan tindakan lainnya yang merugikan orang lain di lokasi ini.” tegasnya

Barisan antrian yang amat panjang menyesakan dada pada dini hari rabu 23/02/2023 di saat habisnya daya baterai hand phone awak media, seorang pelintas jalan raya tujuan kupang ke Atambua sebut saja Manek mengatakan “Saya bersama isteri bawa alat motor diturunkan di sini saja oleh mobil travel untuk exit dan ditawari di antar jasa ojek lima ratus ribu rupiah.” tuturnya.

BACA JUGA:

Longsor, Jalan Trans Timor NTT Terputus Total

Viral! Fenomena Aneh, Longsor Bak Gunung Berpindah Tutupi Akses Jalan

Jalan Lintas Timor Terputus Akibat Longsor, Petugas Butuh Penambahan Alat Berat 

Selain itu, diluar dugaan, terjadi juga kejadian yang diluar nalar, Pada jam 08 pagi waktu setempat seorang warga Takari yang kerap menjajakan nasi bungkus yang tak mau menyebutkan nama ditemui sedang membagikan kalender sebuah partai politik bergambar salah seorang Caleg di  tempat musibah bencana tanah longsor.

“iya bapak (awak media), saya diminta untuk bagikan kalender partai golkar ini oleh seseorang yang sekarang akan menuju kabupaten Malaka.” jelasnya

Terpantau jelas oleh awak media bahwa pada jejeran antrian mobil – mobil ini telah menunggu sudah sejak hari selasa 21/02/2023 yang sudah pasti telah kehabisan biaya makan minum di perjalanan.

Seperti halnya seorang pengguna jalan yang diketahui berasal dari Kabupaten Malaka sebut saja Yulianti pada jam 12:00  siang rabu (22/02/2023) demi anaknya sambil menangis mengeluhkan nasibnya pada satuan polisi jaga di lokasi bencana.

“Bapak kalo bisa ijin mobil yang saya tumpangi untuk lewat sekarang karena saya kehabisan biaya beli susu untuk anak balita saya umur dua bulan ini bapak.” pinta dia dalam tangisnya.

Keluhan ini di tanggapi tulus oleh seorang warga Takari sebut saja Okto Kause yang beralamat RT 01/RW01 kelurahan Takari kabupaten Kupang merogoh koceknya membelikan bayi balitanya ibu Yulianti ini sebungkus susu SGM balita umur 2 bulan ini.

Di tempat terpisah Melfin seorang pengawas kerja dari PT Nanda Karya menjelaskan pihaknya sedang berupaya mengerjakan jalan alternatif.

“iya benar kami sedang harus mengerjakan jalan alternatif sepanjang lima ratus delapan puluh meter dan mudah mudahan bisa selesai dalam waktu yang singkat untuk bisa di pergunakan.” Jelas Melfin. (Joni)

VIDEO REKOMENDASI:

https://youtube.com/shorts/EnkzYP-93Y0?feature=share

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved