Atlit Panahan Sumut Memperebutkan Piala H. Musa Rajekshah
Diterbitkan Sabtu, 23 Oktober, 2021 by NKRIPOST
https://youtu.be/kXCIpXqgH78
NKRI Post, Asahan – Panahan merupakan suatu kegiatan menggunakan busur panah untuk menembakkan anak panah. Awalnya sejarah panahan telah di mulai sejak 5000 tahun yang lalu yang awalnya di gunakan untuk berburu dan kemudian berkembang sebagai senjata dalam pertempuran dan kemudian sebagai olah raga ketepatan.
Olah raga memanah mempunyai manfaat sebagai berikut di antaranya :
– Meningkatkan koordinasi tangan dan mata serta keseimbangan.
– Meningkatkan fleksibilitas tangan dan jari
– Membangun kekuatan tubuh.
– Meningkatkan kesabaran .
– Meningkatkan fokus.
– Membangun kepercayaan diri
– Merupakan olah raga sosial.
Selain perlu melatih kekuatan otot lengan agar bisa menarik busur dengan kuat dan mantap, konsentrasi amat sangat di butuhkan untuk memenangkan cabang olah raga panahan, tentunya fokus dan konsentrasi tinggi juga di perlukan untuk menembak tepat pada sasaran.
Berkunjung ke Kabupaten Asahan, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah secara resmi membuka pertandingan Archery Championship Circuit II Sumut yang memperebutkan piala Musa Rajekshah, yang digelar di Lapangan Universitas Asahan (UNA), jalan Jendral Ahmad Yani kelurahan kisaran naga kecamatan kisaran timur, Jumat 22/10/2021 sekitar pukul 10.00 wib.
Dalam sambutannya, Wagub Musa Rajekshah berharap, melalui pertandingan panahan ini, mampu melahirkan atlet bagi Provinsi Sumut, khususnya untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 mendatang.
“Pertandingan ini kita harapkan dapat melahirkan bibit atlet panahan, di mana kita menjadi tuan rumah PON 2024. Mudah-mudahan anak-anak sekalian, pertandingan ini bisa mengasah bakat untuk mencapai prestasi terbaik,” ungkap Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.
Ijeck menuturkan, olahraga panahan ini merupakan salah satu cabang olahraga yang dianjurkan oleh Rasullullah SAW, selain berkuda dan renang. Kendati begitu, dia menyebutkan, olahraga panahan ini bukan berarti hanya untuk umat Islam saja, melainkan semua orang bisa melakukannya.
“Untuk itu, kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara merasa berterima kasih atas berlangsungnya kegiatan ini. Karena, selain dapat menggerakkan ekonomi di Kabupaten Asahan, juga diharapkan dapat memberikan semangat positif kepada generasi muda, supaya tidak sampai terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Ijeck juga menyinggung raihan Provinsi Sumut yang berada di peringkat 13 dalam PON Papua. Untuk itu, dia meminta pencapaian itu harus menjadi introspeksi kepada seluruh ketua cabang olahraga untuk lebih betul-betul lagi dalam menyeleksi atlet.
Selain itu, dalam mendukung olahraga panahan di Asahan, Ijeck juga akan memberikan masing-masing dua papan panahan kepada pesantren di Kabupaten Asahan, karena memiliki banyak atlet panahan dan alat panah bagi yang keluar menjadi juara umum pada pertandingan ini.
“Tentunya ini untuk memotivasi kepada anak-anak generasi muda kita agar lebih semangat lagi dalam menggeluti olahraga ini untuk meraih prestasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Asahan Efi Irwansyah Pane menyampaikan, bahwa pertandingan panahan ini diikuti oleh sembilan kabupaten/kota dengan 161 atlet dari sejumlah divisi. Untuk itu, dia berterima kasih kepada Wagub Sumut Musa Rajekshah karena dengan kehadirannya telah memberikan semangat.
“Kegiatan ini juga telah menghasilkan sekitar 2.000 porsi makanan dan 200 tempat tidur yang akan ditempati. Oleh karena itu pastinya, kegiatan ini telah memberikan dampak bagi ekonomi di Asahan,” ucapnya.
Efi Irwansyah menuturkan, saat ini kegiatan olahraga perpanahan di Asahan telah berkembang pesat di pesantren. Di mana ada sekitar 10 pesantren yang tengah serius menggeluti olahraga ini karena terkait sunah Rasul.
“Tapi masalahnya untuk pelatih masih kurang, begitu juga untuk panah, rata-rata masih menggunakan busur tradisional,” sebutnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut John Ismadi Lubis menambahkan, untuk mencari atlet terbaik memang sejauh ini dirasa masih sulit. Karenanya dia berharap, melalui acara ini dapat melahirkan atlet panahan terbaik untuk mengikuti PON 2024 mendatang.
“Kita harapkan dengan dibukanya kegiatan ini oleh Pak Wagub bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi panahan Sumut. Begitu juga untuk kampus UNA yang telah mempersiapkan acara ini, saya yakin dapat menjadi motor dalam berkembangnya olahraga ini,” ujarnya.
Kepada awak Media NKRI Post H. Musa Rajekshah menjelaskan bahwa pemerintah provinsi akan membantu setiap cabang olahraga dari segi sarana dan prasarana.
“Kalau untuk atlit yang menaungi nya adalah cabang olah raganya, ada kepengurusan cabang olah raganya dari tingkat kabupaten sampai provinsi untuk pembinaan atlit memang lebih fokus di cabang olah raganya, tapi pembinaan dari segi prestasi untuk nasional kegiatan nasional memang di pemerintah provinsi melalui KONI dan juga Dispora untuk fasilitas sarana dan prasarana yang bisa kita bantu.” tuturnya.
Wagub Sumut juga menyampaikan, menyambut Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) 2024 yang akan di selenggarakan di Sumatera Utara, sehingga sedini mungkin diperlukan setiap cabang olahraga untuk mempersiapkan atlit-atlit muda.
“Apalagi kedepan ini kita akan menjadi Tuan Rumah PON, memang pemerintah provinsi sekarang sedang juga melihat KONI agar cabang-cabang olah raga ini fokus dalam pembinaan bibit atlit untuk menuju 2024 kita sebagai tuan rumah PON,” tambah nya.
Akhir kata Wakil Gubernur Sumut H.Musa Rajekshah menghimbau kepada para pengurus cabang olahraga untuk menyelenggarakan perlombaan untuk terus mengasah mental juara dan sportivitas para atlit-atlit binaannya.
“Untuk para atlit dengan latihan gigih barulah kita muncul ketat, dan juga sebagai cabang-cabang olah raga untuk sesering mungkin membuat pertandingan baik itu tingkat kabupaten ataupun tingkat provinsi dan juga KONI dalam membina cabang-cabang olah raga agar juga bisa lebih ikut berperan serta apalagi kepengurusan yang tidak aktif akan segera bisa di beri pengertian untuk melakukan kepengurusan, karena tujuan besar kita di tahun 2024 menjadi Tuan Rumah PON, dan selain itu olah raga juga merupakan salah satu benteng untuk mencegah narkoba,” pungkas Wagubsu.
Di tempat yang sama Bupati Asahan H.Surya Bsc menyampaikan Pemerintah Kabupaten Asahan berhasil mendapatkan 2 emas dan 1 perak dari para atlet yang dikirim mengikuti PON Papua 2021.
“Pemerintah mengharapkan turnamen melalui Cabang olah raga ini berprestasi, sekarang Asahan mengirimkan atlit di PON dan berhasil mendapatkan 2 emas dan 1 perak sungguh suatu prestasi yang membanggakan bagi KONI.
Harapan kita prestasi bukan hanya dua cabang olah raga saja tapi semua cabang olah raga bisa berprestasi termasuk panahan ini.” tutur Bupati Asahan.
Selain itu juga, Drs. Mapilindo,M.Pd, Ketua Pengurus Yayasan di Universitas Asahan menyampaikan Kampus sebagai lembaga pendidikan akan memfasilitasi sarana dan prasarana sesuai dengan hobi dan kemampuan ekstrakurikuler setiap mahasiswa.
“Mahasiswa datang ke kampus kan mau kuliah, kita melihat, menyiapkan fasilitas kepada mereka kalau misalnya di luar kuliahan ada yang punya hobi, keinginan untuk mengembangkan bakatnya dan sepanjang mereka mempunyai keinginan kita akan menyiapkan fasilitasnya.”pungkas Drs. Mapilindo.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Fraksi Golkar Sumut Dodi Taher, Bupati Asahan H. Surya BSc, Ketua Harian Perpani Sumut Sakiruddin, Ketua KONI Asahan Haris, Ketua Pengurus Yayasan UNA Mapilindo, Rektor UNA Tri Harsono dan unsur Forkopimda Kabupaten Asahan.
Kabiro: Nurlaili.
Tonton Juga Video Bersama Gubernur Sumatera Utara
–
