Dugaan Penyimpangan Dinas Pertanian Kerinci, LSM Gasak dan GMPKN Gelar Aksi di Kejati Jambi
Diterbitkan Kamis, 30 September, 2021 by NKRIPOST
NKRIpost.co Jambi – Mengambil lokasi di halaman Kejaksaan Tinggi Jambi, kamis (30/09/2021). Lembaga Swadaya Masyarakat Gabungan Aliansi Sakti (Gasak) dan GMPKN laksanakan aksi damai terkait dugaan sejumlah penyimpangan yang terjadi dilingkup Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura kabupaten Kerinci.
Dalam orasinya, Korlap Deddy Klene menyampaikan beberapa poin, diantaranya; terkait dengan Pungutan Fee proyek yang amat tinggi, banyaknya kekeliruan dalam pengadaan Alsintan dalam beberapa tahun terakhir, kualitas pekerjaan fisik yang amat rendah serta sejumlah penyimpangan lainnya.
“Ya, Radium Halis alias Philip bersama Dafril telah berbuat culas dan amat keterlaluan dalam melakukan aksi curangnya, hal ini tidak bisa dibiarkan dan harua menjadi bagian dari PR besar yang harus segera dituntaskan, tanpa pandang bulu.” ungkap Deddy.
Deddy juga meminta kepada pihak Kejaksaan Tinggi Jambi untuk segera melakukan langkah hukum terhadap pelakunya.
Yusuf Basri dari GMPKN ikut angkat bicara, menurutnya dalam menjalankan aksinya, Radium Halis dan Dafril juga melibatkan Novrita yang saat ini menjabat Kepala BP3K kecamatan Sitinjau Laut.
BACA JUGA:
Ratusan Masyarakat Sangir Tengah Kerinci Gelar Demo, Minta Dedi Dores Mundur Dari Kades
Bukan hanya di Kejati Jambi, aksi juga dilanjutkan ke pelataran kantor DPRD Provinsi Jambi yang kebetulan KPK RI juga melaksanakan kunjungan Kerja disana. Namun sedikit rasa kecewa karena Anggota Legislatif yang terpilih dari dapil Kerinci/Sungai Penuh, tak seorangpun yang menampakkan wajahnya.
“Sungguh suatu kekecewaan yang tak terhingga, seyogianya para wakil rakyat harus senantiasa mendengarkan keluhan rakyatnya, bukan malah mengelak dari masalah yang ada” ungkap Yusuf.
“kami akan terus memantau sampai proses nya benar benar di proses.” Tegasnya mengakhiri.(Harman)
