NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Hafuza Ficho Saverio Figur Anak Berprestasi Di Nagari Sitanang Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat

BAGIKAN :

NKRIPOST, SUMBAR – Sejak lahir, manusia telah dibekali berbagai potensi yang perlu dikembangkan agar kelak dapat menjalankan fungsi dan perannya sebagai manusia secara efektif dan produktif dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, manusia harus dibekali pendidikan sejak usia dini. Sebagai makhluk individu dan sosial, anak berhak mendapat pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

Pendidikan anak di usia dini merupakan investasi yang sangat besar bagi keluarga dan bangsa. Hal ini dikarenakan anak-anak adalah generasi penerus keluarga sekaligus penerus bangsa.

BACA JUGA:

Seminar Parenting Skill, Bupati Padang Pariaman: Hindari Mendidik Anak Dengan Kekerasan

Pandangan seseorang tentang anak mempengaruhi perlakuan pendidikan terhadap anak itu sendiri. Secara filosofis, pendidikan merupakan upaya untuk memanusiakan manusia. Dengan kata lain, seorang anak akan menjadi anak yang baik jika memperoleh pendidikan.

Sejak lahir, seorang anak sudah dibekali dengan potensi-potensi positif sehingga ia memiliki kekuatan-kekuatan positif untuk mengembangkan dirinya. Dengan demikian, pendidikan terhadap anak sebagai upaya untuk mengembangkan potensi bawaannya.

 

Ada pandangan lain yang menganggap bahwa anak yang dilahirkan tidak memiliki potensi dan ia sangat membutuhkan orang lain untuk menentukan arah perkembangannya. Untuk itu, anak perlu diajarkan dan dilatih agar dapat hidup dan menghidupi dirinya.

Selain itu, anak berkembang dipengaruhi oleh potensi bawaannya dan membutuhkan interaksi dinamis dengan orang dewasa untuk mengoptimalkan potensi bawaannya. Pandangan lain mengatakan bahwa apabila anak dibesarkan dalam lingkungan yang baik, perkembangannya pun akan baik pula. Demikian pula sebaliknya, anak yang berada pada lingkungan yang buruk, perkembangannya menjadi kurang optimal.

BACA JUGA:

Sidang Kelulusan Menuju Rikkes Tahap II Bintara Kompetensi Khusus Perawatan Dan Bidan TA 2021Polda Sumbar

Dalam acara seminar parenting skill beberapa waktu lalu (5/09/2021) yang diselenggarakan di aula kantor Bupati Padang Pariaman, Prof.Dr.H.Irwan Prayitno, S.Psi.,M.Sc selaku pemateri mengatakan bahwa anak itu ibarat kertas putih yang kosong. Melalui pengalaman yang dilalui anak bersama lingkungannya, karakter anak akan terbentuk.

Anak merupakan karunia terbesar yang diberikan Tuhan kepada pasangan suami istri. Setiap pasangan mengharapkan hadirnya seorang anak sebagai penerus keturunan dan pelengkap kebahagiaan dalam kehidupan berumah tangga. Memiliki anak memerlukan kesiapan dari berbagai sisi, baik dari sisi materi maupun fisik, mental, dan spiritual.

Hafuza Ficho Saverio yang akrab dipanggil Ficho atau Koko merupakan salah satu contoh anak berbakat dan berprestasi di Nagari Sitonang Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lika Puluh Kota Sumatera Barat.

Ficho adalah anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Ibu Hj. Adelon Nurman S.S dan Bapak Arman. Saat ini Ficho duduk di bangku kelas empat SDIT Mutiara Hati Payakumbuh.

Telah banyak prestasi yang ia raih sejak di bangku sekolah. Mulai dari juara tiga lomba mewarnai tingkat sekolah se Payakumbuh, juara pertama adzan tingkat sekolah, juara pertama kultum tingkat sekolah, juara tiga Tahfiz tingkat sekolah.

Baru-baru ini Ficho juga mendapatkan penghargaan dari Ibu Hj.Nevi Zuairina (Anggota DPR RI F-PKS Dapil Sumbar 2) yang juga istri dari mantan gubernur Sumatera Barat dua periode Prof.Dr.H.Irwan Prayitno, S.Psi.,M.Sc sebagai Juara Favorite Lomba Pidato Kemerdekaan HUT RI 76 On aljost86 YouTube Channel antar Pemuda Se-Dapil Sumbar 2 (Pasaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, Agam, Pariaman, Padang Pariaman, Payakumbuh dan Lima Puluh Kota).

Berdasarkan penuturan Hj.Adelon Nurman, Ficho adalah anak yang sangat penurut. Dalam keluarga, Ficho diajarkan untuk selalu mandiri. Nilai-nilai kejujuran sudah ditanamkan sejak ia masih kanak-kanak. Selain itu, pendidikan agama pun diajarkan sejak dini, seperti sholat subuh berjama’ah di masjid, membaca dan menghapal Al Qur’an setiap hari, bersedekah, mengikuti kegiatan keagamaan dan sebagainya. Tak hanya itu, Ficho juga selalu mendapatkan support dari orang tuanya. Sehingga ia termotivasi untuk terus belajar dan berprestasi. Tak hanya di sekolah namun juga kegiatan di luar sekolah seperti mengikuti club sepakbola yang sekaligus menjadi hobinya.

BACA JUGA:

Diduga Sekolah MAN Padang Japang Limapuluhkota Menahan Rapor Murid Karena Belum Bayar Sumbangan Komite

Sementara itu, Direktur (pimpinan) Mutiara Hati Fullday School Payakumbuh Jasmawardi, S.H.I tempat Ficho bersekolah juga menuturkan bahwa Ficho adalah salah satu anak yang berprestasi di sekolahnya. Ficho sosok anak yang gigih, selalu mau belajar selain memiliki kepribadian yang baik. Di sekolah ungkapnya, Ficho adalah sosok anak yang bisa memotivasi temannya. Semangat dan kegigihannya menjadikan Ficho sebagai sosok yang disenangi dan dicintai oleh teman dan ustadz/ustadzah di sekolah.

Di samping itu, Ficho merupakan siswa teladan yang banyak menoreh prestasi di sekolah. Rasa percaya diri dan kesungguhannya dalam melakukan berbagai kegiatan menjadikan Ficho sebagai sosok yang dikagumi, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Selain itu, Ficho memiliki akhlak yang sangat baik dan disiplin, sopan dalam bersikap, santun dalam berbicara. Terakhir beliau mengatakan bahwa Ficho merupakan anak yang gigih walaupun usianya masih tergolong sangat muda dan tidak ada rasa minder dalam berbagai perlombaan yang pernah diikutinya. Ucap Jasmawardi saat dikonfirmasi NKRI Post.

Tentu semua tidak terlepas dari peran orang tua dalam mendidik anaknya. Keluarga merupakan lembaga yang paling penting dalam pendidikan dan pengembangan anak. Hal ini dikarenakan pendidikan anak dimulai dari lingkungan keluarga. Peran keluarga sangat besar bagi pengembangan anak, baik perilaku maupun keterampilan hidup. Keluarga merupakan lembaga terpenting karena anak lahir dalam lingkungan tersebut dan sebagian besar waktunya dihabiskan bersama keluarga.

Inilah salah satu contoh figur anak berprestasi di Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat yang langsung diliput oleh NKRI Post Sumbar.

Diterbitkan Pada September 8, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami
%d blogger menyukai ini: