NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Komentar Juru Parkir Atas Penyampaian Gubernur DKI Pada Apel di Monas Jakarta

BAGIKAN :

Nkripost, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar dan memimpin apel yang di ikuti oleh Pemprov DKI, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya, terkait Penegakan Protokol Kesehatan di Monas Jakarta Pusat.

Gubernur Anies Baswedan menyampaikan,
Berdasarkan data BNPB, jumat (18/6/2021) jumlah total kasus Covid 19 di Jakarta mencapai angka 463.552. Kasus meninggal sebanyak 7.640 dan yang berhasil di sembuhkan 431.004.

Anies mengatakan semua pelanggaran Protokol Kesehatan akan di tindak petugas, penegakan Protokol Kesehatan bertujuan semata-mata melindungi seluruh masyarakat.

“Bahwa penegakan aturan ini bukan hanya untuk tegaknya peraturan namun untuk melindungi seluruh warga”, ujar Anies.

BACA JUGA:

Rio Lawe, warga Jakarta kepada NKRI Post turut berkomentar atas pernyataan Gubernur Anies pada acara apel di Monas (18/6/2021).

Menurutnya, mau sampai kapan Pemerintah Pusat dan Daerah dapat mengatasi persoalan hantu Covid 19, apakah Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tidak mempunyai target waktu dalam menyelesaikan persoalan Covid 19, kami sebagai warga meminta ketegasan Pemerintah untuk memberitahukan target waktu penyelesaian Covid 19, agar kami warga bisa punya harapan pasti untuk kami dapat kembali hidup normal tanpa adanya hantu Covid 19.

Dalil untuk melindungi masyarakat dengan menindak tegas bagi pelaku usaha yang tidak menutup kegiatan usahanya pada jam 21.00 WIB yaitu dengan pemberian sanksi denda tentu saja memberi celah terjadinya kolusi alias 86 antara petugas pelaksana Peraturan dengan Pemilik Usaha, jadi bukan hal yang signifikan dalam mengatasi persoalan Covid 19.

BACA JUGA

Tengok dan turunlah langsung ke bawah, sejak Pemberlakuan PSBB dan PROKES yang ambivalens, tidaklah sedikit Restourant yang tutup-bangkrut, dan juga Perusahaan-Perusahaan mengurangi Karyawannya (PHK) yang berdampak meningkatnya Pengangguran, mayoritas rakyat sudah hidup serba sulit dan jangan di tambah sulit oleh ketidak jelasan dan ketidak pastian untuk Pemerintah Pusat dan Daerah dapat menyelesaikan dan membebaskan rakyat dari adanya Hantu Covid 19.

Sejauh ini Pemberlakuan dan pelaksanaan isi peraturan yang tertuang dalam PSBB dan Protokol Kesehatan sudah jelas tidak efektif dalam mengatasi Covid 19. Oleh karena itu hendaknya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah perlu mengevaluasinya.

Meningkatnya penyebaran Covid 19 hendaknya jangan selalu saja Masyarakat yang di salahkan. “Begitu penuturan Rio Lawe.

Tonton juga Video Penyampaian Gubernur Anies Baswedan

(Ach.Heri).

Diterbitkan Pada Juni 19, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami