SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Dansatgas Yonif RK 744/SYB: Masyarakat Belu Masih Junjung Tinggi Adat-Istiadat dan Tradisi Warisan Leluhur

Nkripost, Belu – Masyarakat desa Silawan dusun Halimuti kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu NTT masih menjunjung tinggi adat-istiadat dan tradisi warisan leluhurnya, terbukti adanya hukum adat yang masih berlaku dan dipatuhi oleh masyarakat desa Silawan.

Belum lama ini di rumah Almarhum bapak Victorlino Fahik kampung dusun Halimuti melaksanakan tradisi 40 hari meninggalnya bapak Victorlino Fahik Ayah Kandung Joni sang Penyelamat Bendera HUT RI tahun 2018 dan Kepedulian.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (2/11/2020).

Dikatakannya, personel pos Silawan serta pos Damar Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB dalam kegiatan tradisi yang digelar mendapat undangan untuk menghadiri acara tradisi tersebut.

Dansatgas menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak ragu-ragu bekerja sama dan meminta bantuan kepada Satgas Pamtas dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan masyarakat.

“Kapanpun Satgas Pamtas Yonif Raider khusus 744/SYB siap membantu dan mendukung masyarakat dengan maksimal sehingga keberadaan Satgas Pamtas Yonif RK 744/SYB khususnya pos pos yang berada di desa binaannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat perbatasan,” ungkapnya

Dari bentuk kepedulian dan perhatian yang dilaksanakan oleh Pos Silawan dan pos Damar ditanggapi positif oleh masyarakat setempat, bapak Fransisco Alau (39) menyampaikan walaupun Satgas Pamtas Yonif Rak 744/SYB sudah berjalan beberapa bulan bertugas di perbatasan namun sudah dapat menunjukkan rasa nyaman bagi masyarakat perbatasan desa Silawan.

Dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan bersama masyarakat akan timbul keakraban dan kebersamaan TNI-Rakyat. Demikian pula sebaliknya bagi prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider khusus 744/SYB khususnya dapat lebih dalam mengetahui adat istiadat setempat sehingga dapat melaksanakan tugas menjaga perbatasan sekaligus melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah posperbatasan.

Nkripost. Agus tamelab

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *