Alex Martins Ajak Warga Eks Timor Timur Tanggalkan Ego Dukung Kongres UNTAS 2022
Diterbitkan Senin, 28 November, 2022 by NKRIPOST

NKRIPOST, JAKARTA – Ribuan warga eks Timor-Timur yang tergabung dalam Uni Timor Aswain (UNTAS) di kabarkan akan menggelar kongres lima tahunan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kongres Uni Timor Aswain (Untas) yang merupakan wadah memayungi ribuan warga eks Timor-Timur di Indonesia ini dikabarkan akan berlangsung pada Bulan Desember 2022 nanti di Kabupaten Belu NTT.
Sejak Timor – Timur terlepas sebagai provinsi ke 27 NKRI, salah satu sikap Untas ialah menolak hasil jajak pendapat 1999 dan menarik diri dari seluruh proses jajak pendapat, serta menolak intervensi asing di wilayah itu.
Sungguhpun demikian, setelah Timor Leste berdiri selama 23 tahun dan melihat perkembangan saat ini, tentu melalui kongres UNTAS ini di harapkan sikap politik tersebut kembali dibahas untuk menentukan masih relevan atau diubah.
Hal tersebut disampaikan Alex M Martins, Salah seorang warga Eks Timor Timur yang berdomisili di Jakarta, Senin (28/11/2022).
Menurutnya, dalam berorganisasi, dinamika yang terjadi merupakan suatu hal yang lumrah. Namun menurutnya perlu dikaji kembali terhadap dampak apa yang akan terjadi nanti.
“Sesungguhnya dinamika dalam berorganisasi itu hal yang biasa, namun perlu kembali dilihat terhadap dampak yang di timbulkan.” Ujar Alex Martins.
BACA JUGA:
Mayjen Rui Duarte dan Brigjen Antoninho Da Silva, Dua Jenderal Asal Timor Loro Sae, Bukti Kesetiaan Kepada NKRI
Warga Eks Timor Timur Di NTT Dapat Bantuan Ribuan Rumah Dari Kementerian PUPR
Warga Eks Timor Timur Di NTT Dapat Bantuan Ribuan Rumah Dari Kementerian PUPR
Mencermati kondisi masyarakat Eks Timor Timur pasca 23 tahun hidup jauh dari tanah kelahirannya, Pria yang juga merupakan Wakil Ketua Umum (Waketum) Surya Nusantara Indonesia (SNI) ini mengajak segenap warga dan tokoh masyarakat eks Provinsi Timor Timur untuk bersatu.
“Sudah saatnya semua tokoh dan masyarakat Eks Timor Timur bersatu meninggalkan ego pribadi untuk memikirkan kepentingan bersama.” Ujarnya.
Lebih lanjut merespon rencana Kongres UNTAS pada bulan Desember mendatang, Pria Kelahiran Ermera (Timor Leste) ini menilai kongres UNTAS merupakan momentum yang perlu dimanfaatkan warga Eks Timor Timur untuk menyatakan sikap serta menyampaikan keluhannya.
“Kongres UNTAS ini merupakan momentum setiap warga Eks Timor Timur untuk menyampaikan pendapat dan gagasan serta berbagai keluhan masyarakat setelah 23 tahun hidup di Pengungsian.” ajak Alex.(Tim)
