NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Banjir dan Longsor Di Limapuluh Kota, Masyarakat Dihimbau Waspada

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 4 Oktober, 2022 by NKRIPOST

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Lima Puluh Kota Rahmadinol

NKRIPOST, LIMAPULUH KOTA – Tingginya intensitas curah hujan tiga hari belakangan menyebabkan terjadinya bencana longsor dan banjir di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.

Setidaknya tiga kecamatan mengalami dampak bencana alam ini diantaranya Kecamatan Akabiluru, Bukik Barisan dan Harau.

Jenis kerusakan yang ditimbulkan mulai dari kerusakan infrastuktur jalan, irigasi, dan lahan pertanian/perkebunan. Sampai Minggu malam (02/10/2022) genangan air setinggi ±30 cm melanda kawasan pemukiman di Jorong Purwajaya, Harau dan Nagari Tarantang, Kecamatan Harau.

Demikian keterangan yang dihimpun dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Lima Puluh Kota Rahmadinol pada Minggu malam (02/10/2022) lalu.

“Potensi curah hujan ekstrim masih berpeluang terjadi, untuk itu diharapkan kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama pengguna jalan umum serta warga yang bermukim di Kawasan rawan bencana longsor dan banjir,” ucap Kalaksa BPBD Rahmadinol.

Menerangkan lebih lanjut dampak bencana sampai tadi malam, dijelaskan Kalaksa BPBD, tercatat longsor terjadi pada ruas jalan Negara Km 114 dan kerusakan irigasi di Nagari Batu Hampa, Akabiluru. Kondisi sejenis juga menimpa pada ruas jalan antara Simpang Andiang-Maek
dan ruas Jalan Ronah- Ampang Gadang II Nagari Maek. Kerusakan infrastruktur jalan dalam kategori rusak sedang dan berat, telah mengakibatkan terjadinya gangguan lalu lintas dan beberapa rumah penduduk terisolasi.

Sementara itu, banjir ini juga telah merusak lahan dan tanaman pertanian di sejumlah nagari di Kecamatan Harau antara lain Harau, Tarantang, Koto Tua, Taram, Bukik Limbuku, dan Solok Bio Bio.

Rahmadinol juga menyebutkan sebanyak 515 Kepala Keluarga (KK) mengalami kerugian pada bencana ini.

“Masyarakat yang terdampak dialami oleh warga Jorong Purwayaja, Sarilamak
sebanyak 10 KK, Jorong Aua Duri, Maek sebanyak 135 KK dan Jorong Ampang Gadang II, Maek sebanyak 370 KK,” tutur Rahmadinol.

BACA JUGA:

M. Darma Wijaya SH, Kadishub Limapuluh Kota Respon Cepat Surat Permohonan Walinagari Batu Payuang

Empat Kampung di Tangerang Terendam Banjir

Tambang Emas Diduga Ilegal Terbesar Di Pasaman Barat Ada Pembiaran, Kapolri Diminta Turun Tangan

Upaya penanganan bencana alam ini, BPBD telah melakukan kordinasi dengan Pemerintah Nagari, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Polres Limapuluh Kota, Polres Payakumbuh dan Kodim 03/06 Limapuluh Kota.

Sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) sudah
melakukan ceking ke lokasi bencana. Selanjutnya, Rahmadinol menginformasikan kondisi terkini jalan Negara Km 114 di Nagari Batu Hampa sudah bisa dilewati oleh kendaraan.(TIM)

VIDEO REKOMENDASI:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved