Berita Pemotongan Bansos di Buntu Turunan Viral, Ternyata Begini Faktanya
Diterbitkan Rabu, 13 April, 2022 by NKRIPOST

Nkripost, Simalungun – Terkait adanya pemberitaan yang terbit di beberapa media online dan postingan postingan di beberapa akun Facebook tentang pemotongan bansos di Nagori Buntu Turunan, kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Dinas sosial Kabupaten Simalungun bersama pangulu Nagori Buntu Turunan lakukan klarifikasi dengan menggelar konferensi pers pada hari rabu (13/04/2022 ) bertempat di Aula Nagori Buntu Turunan.
Hadir pada konferensi pers tersebut tampak menghadirkan RS, warga yang disebut sebut tidak ikhlas dan tidak rela dengan adanya kesepakatan Infaq yang telah disepakati yang dikirimkan ke Dinas Sosial Kabupaten Simalungun.
BACA JUGA:
Bu Mensos, BNPT Sembako Ditunaikan Perlu Dikaji Ulang, Tidak Efektif
Viral Penemuan Jenglot di Depan Kantor Bupati Simalungun
Hadir juga Kabit PFM Dinsos Otto Sinaga, Korda Kemenos Simalungun, Prima Saragih, Camat Hatonduhan Bangun Sihombing, Pangulu Nagori Buntu Turunan Roberton Nainggolan, Kapos Pol Hatonduhan Aiptu W.Nainggolan, Bhabinsa Nagori Buntur Sertu Joni Hasibuan, Para Pendamping PKH dan BPNT Hatonduhan dan serta sejumlah wartawan dan masyarakat lainnya.
Sebelum memulai klarifikasi, dihadapan masyarakat dan beberapa wartawan, Korda Kemensos Kabupaten Simalungun Prina Saragih, mencoba lakukan Panggilan via WhatsApp terhadap oknum wartawan untuk konfrontasi permasalahan tersebut, namun disayangkan yang bersangkutan tidak bersedia menghadiri klarifikasi dengan alasan ada kegiatan, dari balik telefon terdengar suara ”maaf Bu tidak bisa hadir saya lagi mengurus berkas anak saya, bicara sama bapak ini saja” kata orang yang ditelepon
Selanjutnya dari seberang terdengar suara, ”ini ibu di kantor pengadilan ya”, lalu prima Saragih menjelaskan lagi di kantor Pangulu Nagori Buntu Turunan lakukan klarifikasi, ”oh maaf Bu ya, kirain ibu di kantor pengadilan atau kejaksaan atau kantor polisi, jika begitu kita jumpa di pengadilan ajah Bu atau Polres dan kejaksaan.” ungkap suara dari balik telefon, lalu saat ditanya bicara dengan siapa sepertinya dari seberang enggan mengatakan namanya lalu berkata ”ya udah konfirmasi ajah dulu bu di kantor pangulu, nanti ketransparan ibu ajah kami konfirmasi ya Bu”. ungkap suara dari telefon.
