NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Masalah Tekoda Belu, Bupati Wilybrodus Lay Persoalkan Kebijakan OPD: Sekda Rasa Bupati

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 29 Juli, 2025 by NKRIPOST

Bupati Belu Wilybrodus Lay dan Johanes Andes Prihatin, Sekretaris Daerah Kabupaten Belu

NKRIPOST, ATAMBUA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Belu terkait polimek ratusan Tenaga Kontrak Daerah (Tekoda) yang dinyatakan tidak lolos dalam tahun seleksi PPPK Tahun 2024.

Dalam RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi 1 Fraksi Nasdem Edmundus Tita yang diikuti oleh lintas Komisi menjadi pembahas serius diduga Pemda Belu melalui Sekretaris Daerah (Sekda) bersama dinas terkait dinilai telah melakukan pemberhentian sepihak terhadap Tekoda Belu.

Proses rapat RDP Bupati Belu Wilybrodus Lay didampingi Wakil Bupati (Wabup), Vicente Hornai Gonsalves menyampaikan dirinya tidak tahu saat penyeleksian dan pembatalan calon Tekoda Belu.

“Diruang yang terhormat ini Sekda baru melaporkan. Saya dan Wakil Bupati dilantik 24 Maret 2025, sampai dengan detik ini yang namanya Sekda saya tidak tahu,” ucap Bupati Belu, Wilybrodus Lay dalam RDP lintas Komisi dengan para Teko di ruang Paripurna DPRD Belu, Selasa 29 Juli 2025.

BACA JUGA:

Terkuak Siapa Dibalik Data Siluman P3K Kabupaten Belu: RDP Panas Soroti Peran BKD dan Sekda

Dirinya menyesalkan andaikan masalah tersebut disampaikan kepadanya tidak sampai rumit seperti ini. Sekda seolah rasa Bupati sehingga persoalan mengenai nasib Tekoda tidak kunjung selesai.

“Saya yakin persoalan ini kalau disampaikan kepada saya tidak akan berbuntut panjang seperti ini. Sekda rasa bupati jadi tidak perlu melapor ke Bupati lagi,” kesal Wilybrodus Lay.

Lebih lanjut, Bupati Wilybrodus Lay menguraikan seharunya Sekda yang mencatat semua penjelasan sekalian memberikan informasi bukan Bupati Belu yang mencatat semua hasil rapat.

“Ini memalukan, Bupati mencatat semua penjelasan dari Sekda. Seharusnya Sekda datang ke saya dan memberikan informasi yang disampai hari ini,” sambungnya.

Sementara itu Bupati Wilybrodus Lay menyayangkan jumlah peserta Tekoda dari 2.550 orang diikutsertakan hanya 1.133 orang. “Dari 2.550 turun ke 1.133 berarti ada separuh yang hilang. Saya mau tanya adik-adik semua apakah yang disampaikan Sekda itu kalian percaya? Suara teriakan teko ‘tidakkkkkkkk’!,” seruannya.

“Saya bicara ini karena pernah jadi Bupati. Saya mau tanya Sekda, apakah pernah minta ke semua OPD soal kebutuhan tenaga disetiap organisasi yang ada?,” tanyanya. ** (Lau Kaza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved