PELANTIKAN PENGURUS THS-THM DISTRIK KEUSKUPAN MALANG : KOMITMEN MEMBANGUN KERASULAN AWAM DI BAWAH GEREJA KATOLIK ROMA
Diterbitkan Senin, 12 Mei, 2025 by NKRIPOST

NKRIPOST MALANG – Organisasi Pencak Silat Pendidikan Tunggal Hati Seminari (THS) – Tunggal Hati Maria (THM) kembali meneguhkan komitmennya sebagai bagian dari kerasulan awam Gereja Katolik Roma melalui pelantikan resmi pengurus Koordinatorat di wilayah Keuskupan Malang.
Pelantikan tersebut mencakup tiga struktur organisasi dan Pelantikan Calon Anggota, yakni:
• Koordinatorat Distrik Keuskupan Malang,
• Koordinatorat Ranting Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel (Katedral Ijen) Malang,
• Koordinatorat Unit Latihan Khusus (ULK) San Giovanni XXIII, Malang.
• Pelantikan Calon Anggota menjadi Anggota
BACA JUGA:
Korwil Malaka Paul Inacio Lantik BP THS THM Ranting Wekdimar
Kegiatan pelantikan berlangsung sakral dalam Perayaan Misa Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Romo Donatus Dole, Prefek Pastoral Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII, Malang.
Prosesi pelantikan dilaksanakan atas nama Koordinatorat Nasional oleh Fr. Abima Louis, Ketua Komisi Spiritualitas Koordinatorat Nasional, Organisasi Pencak Silat Pendidikan Tunggal Hati Seminari (THS) – Tunggal Hati Maria (THM), Masa Pelayanan 2023–2026.
Koordinator Nasional Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM, Indranas Gaho, dalam keterangannya menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses resmi sesuai mandat Koordinatorat Nasional. Ia menyampaikan apresiasi kepada Fr. Abima Louis yang telah mempersiapkan kader-kader terbaik sekaligus menyusun struktur kepengurusan baru di wilayah Malang.
“THS-THM adalah kerasulan awam yang berakar dari Seminari Menengah Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, dan hingga kini terus bertumbuh di berbagai seminari di Indonesia, termasuk di Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII.
Kami tegaskan, THS-THM bukan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan tidak akan pernah menjadi ormas,” tegas Indranas Gaho.
Ia juga menanggapi dinamika internal yang terjadi, khususnya terkait upaya mendirikan badan hukum dengan nama Perkumpulan THS-THM Pendidikan yang berbadan hukum ormas berdasarkan SK MENKUMHAM AHU-0002972.AH.01.07.Tahun 2021. Menurutnya, langkah tersebut bertentangan dengan jati diri dan spiritualitas.
Pada prinsipnya Koordinatorat Nasional Organisasi Pencak Silat Pendidikan Tunggal Hati Seminari (THS) – Tunggal Hati Maria (THM) Masa Pelayanan 2023–2026 hanya mengakui pendiri tunggal, yaitu Almarhum Romo Martinus Hadiwijoyo, Pr, serta tetap berdiri teguh di bawah Gereja Katolik Roma, bukan dalam format ormas.
“Nama-nama yang tercantum dalam SK MENKUMHAM AHU-0002972.AH.01.07.Tahun 2021 tersebut bukan lagi bagian dari pendiri atau struktur THS-THM sebagaimana kami akui dan jalankan.
Mereka telah membentuk wadah sendiri sebagai ORMAS dengan nama Perkumpulan THS-THM Pendidikan. Status ini pun tengah dalam proses hukum, sebagaimana telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan Nomor Pendaftaran : PN JKT.BRT-09052025HBN, tertanggal 9 Mei 2025, dan akan menunggu putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde),” jelasnya.
Indranas Gaho menegaskan komitmen seluruh anggota dan pengurus THS-THM di seluruh Indonesia untuk terus setia di bawah naungan Gereja Katolik Roma. Ia juga mengajak seluruh kader untuk memelihara semangat persaudaraan dan kekeluargaan, serta menghindari tindakan saling menghakimi di tengah dinamika yang ada.
Dengan pelantikan ini, diharapkan THS-THM di wilayah Keuskupan Malang semakin aktif dalam mendampingi kaum muda Katolik, membentuk pribadi yang tangguh, berjiwa rohani, serta siap menjadi pelayan di tengah Gereja dan masyarakat.**”
